Mecca Time Mau Gantikan Greenwich Time ???
                                    
Se-gala2nya harus Islam, harus ciptaan Islam.  Naasnya belum ada satupun 
teknologi yang diciptakan dunia Islam.  Semua teknologi Islam adalah jiplakan 
dari teknologi kafir, seperti Bank Syariah berasal dari Bank kapitalis.

Baru2 ini sedang dibangun lonceng besar di Mecca yang kontrak pembangunannya 
dilakukan dengan teknologi Germany, ahli2 Jerman dibayar untuk membuat lonceng 
yang lebih besar dari lonceng big ben di London.  Biaya pembuatannya 
dikeluarkan oleh keluarga Osama bin Laden.

Dunia Islam merencanakan untuk mendapatkan pengakuan dunia agar waktu mecca 
bisa menggantikan GMT atas dasar katanya lebih tepat.

Padahal soal waktunya enggak mungkin lebih tepat, meskipun nantinya lonceng 
Mecca sudah selesai dibangun tetap saja untuk memastikan ketepatan waktunya 
digunakan waktu GMT, sedangkan sekarang ini waktu Mecca adalah sama dengan 
waktu GMT+3.

Jadi nantinya direncanakan semua negara2 Islam menggunakan waktu Mecca time 
dengan cara waktu yang sekarang atau waktu setiap wilayah yang berlaku sekarang 
dikurangi 3.  Jadi kalo jakarta adalah GMT+7, maka kalo memakai standard Mecca, 
maka waktunya adalah Mecca+4.  Hal ini mudah diperhitungkan dari selisih GMT 
Jakarta dan GMT Mecca.

Mecca meskipun nantinya punya lonceng besar, namun cara teknis pengukuran 
atomic time tetap mengikuti GMT.  Perhitungan waktu itu berkaitan dengan 
perhitungan bulan dan tahun dari sebuah kalender yang sekarang digunakan 
diseluruh dunia.  Oleh karena itu, perhitungan kalender Arab itu kacau balau 
tidak mungkin bisa bermanfaat bagi kehidupan semua umat manusia didunia 
termasuk dunia Islam itu sendiri.

Perhitungan kalender itu terkait memprediksi datangnya musim dalam satu tahun.  
Oleh karena musim itu bergantung dari peredaran matahari, maka kalender yang 
cocok untuk digunakan didunia ini adalah kalender yang menggunakan perhitungan 
rotasi Matahari bukan rotasi bulan terhadap bumi.

Memang, pada hakekatnya bumi mengelilingi matahari bersama bulan-nya, sehingga 
seharusnya kalendar yang menggunakan perhitungan bulan sekalipun tidak akan 
berbeda jauh dari kalendar yang menggunakan perhitungan peredaran matahari.  
Dan demikianlah kenyataannya, tahun kalendar Cina, India, dan Yahudi juga 
menggunakan perhitungan peredaran bulan yang ternyata cocok bisa mengukur 
datangnya musim setiap tahun secara tepat pada bulan2 yang sama.

Berbeda dari kalendar Arab, yang meskipun juga menggunakan peredaran bulan 
dalam perhitungannya namun karena menciptakan jumlah hari dalam setiap bulannya 
bukan berdasarkan observasi terhadap bulan atau mataharinya, melainkan 
berdasarkan jumlah hari yang sama setiap bulannya sehingga tidak bisa cocok 
dengan datangnya musim.

Cobalah anda perhatikan setiap tahun-nya, lebaran selalu jatuh sekitar 3 bulan 
maju disetiap tahunnya, sehingga mana mungkin bisa memprediksikan datangnya 
musim tanpa menggunakan juga kalendar masehi yang berlaku internasional 
sekarang ini ???

Demikianlah, semoga para muslimin yang selama ini berbangga hati dengan 
kalendar Islamnya, harus mau mengakui kenyataan bahwa kalendar Islam itu adalah 
kalendar yang paling buruk dari semua kalendar berbagai agama yang pernah 
diciptakan dibumi ini.

Hal ini disebabkan kalendar Islam itu bukan dibuat oleh ahli perbintangan, 
melainkan dibuat atas jiplakan sembarangan dari kalendar milik orang Yahudi 
yang tidak dimengertinya.

Atas dasar hal2 diatas inilah, TIDAK MUNGKIN waktu mecca bisa menggantikan GMT 
meskipun dipaksakan kepada kaum muslimin.  Karena teknologi itu hanya bisa 
diterima kalo dirasakan berguna bagi semua orang, dan kalo tidak berguna bahkan 
mengacaukan waktu maka tidak mungkin ada yang bersedia menggunakannya meskipun 
di-paksa2 atas nama Allah.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke