2010/8/4 <[email protected]> > Maaf top posting, handset saya tidak mendukung bottom reply. > > Ya, Saya juga mengakui, saya tidak bisa terlibat banyak dalam mengembangkan > organisasi open source ini di kampung sendiri, karena tugas saya yang harus > jalan sana sini. > > Kalau memang cukup susah menggerakkan komunitas di Medan, berkumpul dan > bersatu dalam kelompok yang besar, saya saran kan teman-teman membuat > kelompok-kelompok kecil. > Saya sangat bangga besar dari Linux, dan sebagai motivasi teman-teman > disini, Saya sudah keliling banyak Kota, dan juga Negara, hanya dengan > secuil ilmu Linux yang saya miliki. > > Kalau bang Rianda menyatakan kepengurusan sekarang lebih baik dari masa > bang Rianda, terus kenapa isu seperti ini bisa muncul? > > Bisa gak sedikit kasi perbandingan,2-3 point, apa beda pengurusan masa bang > Rianda dan yang sekarang. > > Oh ya, saya juga kurang tahu, itu medanlinux.com siapa punya ya? > Dulu, ID IM saya nongol beberapa bulan, tahun juga mungkin di website > tersebut,tentu tanpa seizin saya, dan tidak lama kemudian ID saya sudah gak > ada lagi disitu. :) > > Kepada pemilik medanlinux.com, saya mohon maaf kalau tidak bisa memberi > kontribusi yang berarti,karena memang lokasi saya, yang hampir puluhan ribu > kilo meter terpisah dari Perbaungan. > :) > > Salam Maju Terus. > > Sent from Nokia HSPA+ System. > ------------------------------ > *From: * Ahmad Rianda <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Wed, 4 Aug 2010 11:39:05 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: Bls: [conf-medanlinux] Artikel bagus tentang Linux User > Group (LUG) atau KPLI > > > > 2010/8/3 <[email protected]> > >> Apakah pernyataan ini benar? >> Dan bisa dipertanggung-jawabkan? >> Saran saya: >> 1. Tidak ada yang salah dengan membisniskan Linux. Linux adalah sistem >> operasi yang gratis (dari software) tapi masak ilmu dan tenaga kita juga >> gratis? >> Kalau Linux sudah gratis, kita bantuin nginstall juga gratis, dan >> memberikan support dengan gratis, terus bagaimana cara nya dapur bisa >> berasap? >> 2. Adakan rapat pemilihan kepengurusan ulang, fit and proper test harus >> dijalankan. >> 3. Kalau pengurus yang kita anggap tidak baik, silahkan buat organisasi >> tandingan. >> >> Bangda, > > Menurut aku sih, sah-sah saja. Mau ndak dibayar kalo yang ngerjain ikhlas > ya silahkan. Kalau ngomongin penerapan untuk skup komersil ya jelas dunks, > ya disiram dunks. Tapi kalau komunitas, ya tanya hati nurani saja. Insyallah > rezeki dari ladang yang lain. > Poin 2, dan 3 ini mohon dipandang sebagai introspeksi. Tapi kepengurusaan > hari ini jauh lebih hidup dibandingkan jaman kepengurusan kami. **&&&*** > > -- > Ahmad Rianda > Media Solusi @ http://www.antarmedia.com > Multimedia | System & Network Administration | Free/Libre Open Source > Software | Online Media Placement >
-- Ahmad Rianda Media Solusi @ http://www.antarmedia.com Multimedia | System & Network Administration | Free/Libre Open Source Software | Online Media Placement
