Utk tanggapannya: kita belum pernah kasih kuisoner ke masyarakat. Tp berkembangan siswa yang mau masuk jurusan tkj di smk sangat tinggi. Di tempat saya saat ini mengajar dengar dari kaseknya udah 'buang' 1 kelas (+- 40 siswa). Kalo bisa sih buat aplikasi seperti filter atau parental control untuk 'internet sehat' dengan basis open source. saya pikir ini penting bagi masyarakat atau orang tua yang punya anak dan access internet di rumah. demikian dulu.
Sent from My Zyrex Cruiser 2615 (yg udah fedora-10) 3 huthcinson provider Pada tanggal 07/08/10, M.S. Lubis <[email protected]> menulis: > Dari artikel Wak Haji di > detik<http://us.detikinet.com/read/2010/08/07/152848/1415612/328/blackberry-vs-kedaulatan-indonesia/?i991101105> > "BlackBerry vs Kedaulatan Indonesia > <goog_32730055>"<http://us.detikinet.com/read/2010/08/07/152848/1415612/328/blackberry-vs-kedaulatan-indonesia/?i991101105>, > saya sangat tertarik dengan poin nomor 3, yaitu: > "Buat pandai bangsa. Masukan internet secara integral dalam kurikulum > sekolah, berdayakan kaum ibu (perempuan melek TI), Lalu berdayakan UKM agar > dapat menggunakan TI dengan baik." > Bagi teman-teman pejuang IT/Open Source di Medan, sudah pernah melihat, atau > bahkan terlibat dengan usaha seperti ini belum ya...? > Saya pernah lihat salah satu teman disini adalah guru SMK, tapi saya lupa > nama nya. > Bisa sharing gak pak dengan kita sudah seperti apa, terutama tanggapan > masyarakat terhadap "Melek IT" ini. > > Salam. > > -- > M.S. Lubis. >
