...sayangnya...kamu menjadi terlalu meratapi diri...dan mengurangi rasa
bersyukur yang di dapat dari Tuhan...
Ada kalanya kita memang merasa serba kurang, kurang cantik, kurang kaya,
kurang segalanya deh..karena memang tiada ada tolak ukur kepuasan yang di
dapat...
Saya salut sama hidupmu, yang sudah tidak menadahkan tangan sama orang
tua...malah kamu bisa di katakan berjuang untuk hidup mu..harusnya kamu bisa
berbangga diri untuk itu...
Tadi kamu mengatakan kalau kamu itu punya kekasih dan teman...tapi kamu
tetap merasa sendiri....saatnya bertanya yah...apakah mereka benar benar
kekasih mu./temanmu?
karena kalu memang iya, mereka tidak akan membiarkan mu larut dalam
kesedihan seperti itu.
Satu hal yah ...kamu harusnya bangga sama dirimu sendiri, yang bisa berjuang
di usia sangat muda 21 tahun...usia segitu dulu aku mungkin masih
menghamburkan uang orang tuaku...bahkan sampai sekarang ajah masih sesekali
nadah...
Sekali lagi yah sayang...mungkin apa yang di lihat diluar lebih warna warni,
lebih indah , megah dan menyenangkan..padahal tidak selalu begitu...mereka
juga punyakok masalah sendiri....yang kadang lebih susah dan ribet dan lebih
sesat dari apa yang kamu punya...
saya yakin kamu bisa bahagia..tolak ukur bahagia itu gak susah kok...dulu
yah saya juga merasa...yang namanya bahagia itu punya cowok yang mobilnya
keren , yang gak malu maluin kalo di bawa ke mana mana..weekend ke
bali..atau shoping di singpore...tapi saat ini...
definisi bahagia saya adalah...pelukan hangat dari suami tercinta...itu
sajah..
segutuh dulu ajah yah ..saya harap kamu bisa lebih bahagia..mohon maaf kalau
ada yang tidak berkenan.
loveyou
[EMAIL PROTECTED]
----- Original Message -----
From: "ratieh_cantik" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, May 03, 2006 7:18 AM
Subject: [CuRhAt] INI PUISI BUATAN GUE BAGUS G?
Alfa
Alfa ,aku bukan manusia yang seberuntung wanita sekarang yang di
bungkus dengan kain sutra yang bermodalkan ke hormatan,kekayaan
fisik yang mempunyai segudang ilmu pengetahuan dan tekhnologi,punya
wawasan luas serta kepintaran dan kepribadian yang brilian.Aku hanya
orang miskin segalanya di bandingkan dengan wanita sekarang,aku tak
di lahirkan dengan baju yang indah dan rumah yang megah yang hanya
bisa menadah kan tangan kepada kedua orang tua dan merengek meminta
di belikan ini itu yang menurut mode sekarang untuk itu aku harus
berjuang dan berusaha mendapatkan apa yang aku inginkan."begitulah
hidup dari wanita ini yang memang sangat kurang beruntung.Ia harus
menanggung dan memikul beban tuk keluarga.Dia seorang wanita yang
tegar yang menjalani hidup ini dengan hati yang terbuka.Ia terus
menggoreskan pena di buku itu.
"Dua puluh satu tahun sudah waktu mencatat hidupku dalam buku
semesta.Hari-hariku berlalu begitu saja tanpa kudapatkan kebahagiaan
ini.Dari aku berumur lima tahun hingga aku berusia dua puluh satu
tahun ini aku selalu berjuang untuk hidupku.Tanpa ada cinta yang
kudapatkan.Aku mempunyai teman dan kekasih tetapi tetap saja aku
merasa sendiri".
"Jingga kau hadir dalam asa yang hitam.Setitik kerinduan yang
menghangat dalam pundi-pundi kehidupan.Gurat-gurat penanntian kian
jelas terlihat sepi,sunyi dan hampa biru ku kini Jingga!
Pori-pori penderitaan kian melebar merasuk dalam dingin nya
takdir.Menyentuh sukma yang beku dalam angan.Khayal yang terbang
kian jauh menatap sindu lunglai terjatuh pada satu arah, terpatri di
jiwa kesengsaraan menatap nokhta dan noda hitam yang kusam. Pekat
JINGGA!kini ku terhimpit antara sadar dan tidak,kenyataan yang
kulihat saat ku hadir tak seindah kehidupan surgawi yang mungkin
telah kurasakan saat masieh berupa nyawa kosong yang bukan nyawa
dalam raga.Kini Biru telah pergi.. tuntunlah aku ketempat terpencil
yang harum akan bunga dan terhampar padang rumput dan taman-taman
surgawi,di mana terdapat kolam-kolam para peri-peri khayangan
bersorak sorai dengan gemercik nya air kesejukan yang membuka nurani
pada gerbang keindahan cinta.Jauh,JINGGA! Kuharap biru itu lagi,
temaram hari kian tipis terkikis air mata sesak hati ku.
Bagai paru-paru yang telah rentah oleh penyakit nafas ku bagai
terhimpit oleh batu-batuan besar.Jauh menatap angan di angkasa ingin
ku bunyikan lonceng itu agar terdengar gema nya saja.Hati ku pilu
bukan dari suara nyaring lonceng pinggir palung terkelam.Aku selalu
menutup diriku jingga...aku selalu memendam luka ku.Aku lebih baik
menyakiti diri ku sendiri karena aku tak ingin orang lain terluka
walau dia telah melukai dan menyakiti aku aku telah terbiasa dengan
kesendirian Jingga.. Penyiksaan bathin terus ku terima satu demi
satu terus menerjang ku aku tersungkur mengharapkan biru ku lagi.
Kasihanilah aku!kalau kau tidak di benar kan mencintai aku pasti
mengasihanipun dianggap salah.Mungkin kamu mengasihani orang buta
yang belum pernah melihat cahaya siang,orang tuli yang tidak pernah
berkesempatan mengucapkan apa yang menggetar kan jiwanya tetapi
dengan berselubung kesopannan palsu kau dilarang mengasihani ke
butaan hati dan ketulian jiwa dan kebisuan nurani yang menyebabkan
MAHLUK MALANG ini tidak mampu melihat dan mengenali ke indahan
kemanusiaan nya sendiri tidak mampu mendengar suara TUHAN atau
mengucapkan bahasa murni tentang kesetiaan dean cinta.
Please,jangan tinggalin aku dengan keadaan yang kayak gini bayu..
Mizzzz uuu
From:Ratieh
Milis Curhat The Friendliest Way ...
[email protected]
Yahoo! Groups Links
Milis Curhat The Friendliest Way ...
[email protected]
SPONSORED LINKS
| Bali indonesia hotel | Bali indonesia | Indonesia hotel |
| Romance relationship | Bali indonesia vacation | Bali indonesia travel |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "curhat" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

