ceritanya kaya di kapal titanic..
mslhnya apa ce u itu bnr2 tenggelam ikut kapal itu..
trus keadaannya ud di pastikan blum..??
klo ternyata mmg ga da jejaknya..
emg pahit kenyataannya..
tapi harus coba di iklasin..karena musibah itu dtgnya tiba2..
kita ga pena tau hdp mati kita..
blh bersedih tapi jgn di sesali..
bgmna pun kita ga pena mau seseorang yang kita sayangin pergi meninggalkan 
kita..

  ----- Original Message ----- 
  From: Akhmad Rizqul 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, July 31, 2007 2:47 PM
  Subject: [CuRhAt] Kapal yang karam


  Hai semuanya..., aku rizqul dari yogya. 
  Aku mo minta tanggapan dari kasusku ini. Ceritanya gini:

  Aku pergi dengan kekasihku ke Malaysia dengan kapal laut. Di tengah
  jalan, aku melihat lubang kecil di kapal. Aku kemudian melapor kepada
  petugas kapal. Petugas itu mengatakan bahwa lubang itu tidak apa2 dan
  tidak berpotensi mengakibatkan kebocoran.
  Beberapa jam kemudian ternyata lubang itu semakin membesar dan
  menyebabkan kapal tenggelam. aku dan kekasihku terpisah. dia ikut
  tenggelam bersama kapal itu, sedangkan aku bisa selamat dengan
  berenang dan naik ke perahu nelayan yang aku temukan pagi harinya.

  Pertanyaannya: 
  Jika aku menyalahkan diri karena aku tidak bisa menyelamatkan
  kekasihku itu, apakah aku salah? Lalu apa yang harus aku lakukan?

  Terima kasih tanggapannya. 

  Salam, 
  Rizqul



   

Kirim email ke