Saat liburan kemarin saya mencoba mawas diri tentang keadaan diri sendiri, Sebenarnya malu juga sama diri sendiri dengan banyaknya pujian dan kritik yang mampir di dengan tulisan yang saya buat, Berfikir dan merenung melakukan mawas diri, apakah saya pantas menerima pujian itu ,Atau Apakah Benar saran dan kritik yang masuk mengenai diri saya, apakah memang saya sudah jadi manusia yang lebih baik dari lainnya. Saya ingin jadi diri saya sendiri , apapun itu , apapun yang menjadi pilihan hidup saya , karena saya ingin menjadi yang terbaik di hadapan Tuhan bukan di hadapan manusia . Ya saya akan lebih banyak intropeksi diri saya sendiri , menyadari betapa lemah dan kotornya saya , sehingga lebih banyak bersyukur atas karunia hidup yang diberikan Tuhan. Mohon maaf jika banyak kesalahan yang saya lakukan, dan terimakasih atas Apresiasi yang diberikan.
Saat kita Gagal, atau tidak berhasil kita pasti akan melakukan mawas diri, tetapi bagaimana kalau kita sedang berhasil, kita memiliki Kesuksesan, kita mempunyai sebuah nama, Kita memiliki pangkat atau jabatan, masihkah kita mawas diri. Sebenarnya kita sangat butuh mawas diri saat kita sudah dapat meraih apa yang kita dapat, karena tantangan saat kita berhasil meraih sukses terkadang kita lupa atau tidak mau untuk mawas diri. dalam menggapai sukses kita pun harus selalu mawas diri. Kata mawas diri bisa disebut juga sebagai kegiatan memeriksa diri. Dengan mawas diri berarti kita melihat ke dalam diri sewaktu kita memeriksa batin kita, Pemeriksaan batin dapat dipergunakan secara keliru sehingga lebih bersifat menghalangi daripada membantu pembentukan diri kita. Bila titik perhatian hanya diberikan pada kekurangan-kekurangan diri kita, membuat daftar kesalahan serta terus-menerus diingatkan bahwa kita kurang dalam hal ini dan hal itu, ini akan menyebabkan perasaan depresi dan takut dalam diri kita. Coba kita sempat kan diri sendiri merenung dan lebih mengintropeksi diri sendiri , ketimbang mencari kesalahan orang lain , mencibiri penampilan orang lain , mengejek yang fisiknya tidak selengkap diri kita , dan juga lebih berani untuk jujur dalam hidup , meski kadang kita tahu kejujuran itu pahit dan bahkan merusak reputasi. seperti pepatah, gajah di depan mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak. Terkadang disadari atau tidak kita telah banyak melakukan salah kepada diri sendiri,kepada keluarga, kepada orang lain, bahkan kepada Tuhan yang menciptakan kita, Coba luangkan waktu sejenak untuk mau berfikir tentang kesalahan kita, tentang diri kita, telah kita melakukan sesuatu yang benar. Ada banyak orang yang gagal hanya karena tidak mampu mengevaluasi diri. Biasanya orang-orang seperti itu hidup hanya mengikuti arus jaman tanpa memiliki prinsip dan pedoman hidup. Padahal kesuksesan itu berawal dari diri sendiri. Oleh karena itu, kita harus bisa mengenal diri dengan baik,kita harus bertanya pada diri kita,siapakah kita?, dan mau kemana nantinya hidup kita ini?, supaya tidak ikut-ikutan melakukan sesuatu yang berdampak buruk buat diri sendiri.Kita harus selalu belajar dari pengalaman. Dengan rajin mengevaluasi diri(muhasabah diri), kita jadi tidak suka menyalahkan orang lain lagi. Karena kita harus sadar betul bahwa kesuksesan atau kegagalan itu ada ditangan kita masing-masing. Jadi, mulailah segala sesuatunya dari diri sendiri dan rajinlah untuk "menilai" diri sendiri. karena kita adalah manusia yang manusiawi jika melakukan khilaf dan lupa. Semoga kita bisa menjadi sukses dan terus mawas diri, tidak terlena dengan apa yang kita miliki atau kita raih, selalu siap menerima jika kita salah atau gagal. dan menjadi orang yang lebih baik. Dengan terus melakukan mawas diri, kita bisa meraih kesuksesan dengan lebih baik."Perilaku ahklak baik pada diri, dan lingkungan masyarakat, harus tetap dikedepankan untuk menciptakan kesuksesan pribadi. Nb: Bila ada pihak yang kurang berkenan atas tulisan ini saya mohon dimaafkan, Bila ada saran dan kritik dari tulisan ini silahkan di kirim ke [EMAIL PROTECTED] untuk bahan saya mawas diri. Depok 11 May 2008 Original ID By Erwin Arianto -- Best Regard Erwin Arianto,SE エルイン アリアント (内部監査事務局) ------------------------------------- SINCERITY, SPEED, INOVATION & INDEPENDENCY

