PERPUSTAAN DIGITAL BUDAYA INDONESIA Tiba-tiba saya jadi teringat kasus-kasus pencurian artefak budaya Indonesia oleh negara tetangga, seperti "Motif Batik", "Lagu Rasa Sayang Sayange" dan "Tari Reog Ponogoro", "Tempe", "Sambal Balado", "Batik Adidas" dan lain sebagainya. Ia terjadi berulang-ulang. Kenapa ya kita jadi seperti "keledai", jatuh terus ke lubang yang sama.
Ini sepertinya terjadi karena kita lupa mendata kekayaan budaya yang ada di negeri ini. Kita sepertinya harus menyusun database atas segala kekayaan budaya yang ada di tanah air, seperti motif baju, musik tradisional, senjata dan alat perang, makanan, cerita rakyat, dan seterusnya. Kebetulan kemarin saya melihat sebuah situs yang sudah menginisiasi upaya ini. Mereka sepertinya coba membuat sebuah PERPUSTAAN DIGITAL BUDAYA INDONESIA. Konsepnya mirip seperti PROYEK WIKIPEDIA. Kita tidak hanya dapat melihat kekayaan artefak budaya di Indonesia tapi juga bisa mememuat atau mengedit data baru. Konsepnya sih sepertinya cukup realistis, mengingat kekayaan budaya yang ada di Indonesia: negara ini mungkin memiliki jutaan artefak budaya. Koleksi di perpustakaan ini saya pikir sudah cukup bagus. Ide ini sepertinya menarik untuk kita dukung. Jadi kalau temen-temen ada koleksi gambar, lagu atau video tentang budaya Indonesia, coba kirim dech ke perpustakaan digital itu di http://budaya-indonesia.org/ (coba liat-liat dulu dech). - Lucky Setiawan - Nb: Mari dukung proyek PERPUSTAAN DIGITAL BUDAYA INDONESIA dengan menyebarkan pesan ini ke teman-teman kita.

