kayaknya mulai ga bener neh? 

  ----- Original Message ----- 
  From: leonardo rimba 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, January 08, 2009 9:40 AM
  Subject: {curhat} Seandainya aku mati di pelukan WTS


        T = Mas Leo, tadi aku angkat topik chatting "Seandainya aku mati di 
pelukan WTS".

        Nah itu pertanyaan mendasarnya adalah: "Apakah aku akan diterima oleh 
Tuhan yg sama dengan Tuhan mereka yg merasa hidupnya "bener" ?"

        Ada yg bilang tidak, tapi aku ngikuti aliran Mas Leo yg mengatakan 
bahwa kita semua menuju kepada wholeness; semua yg kita lakukan adalah peran, 
dan kita tidak mendefinisikan baik dan buruk.

        J = Wow, terima kasih untuk pertanyaan yg sangat gamblang dan terus 
terang dari rekan saya di suatu kota di Jawa Tengah yg disini secara implisit 
mengaku terus terang mencintai WTS.

        Dalam keadaan normal saya tidak tega untuk menggunakan istilah WTS. 
Istilah yg saya pakai dengan seksama adalah PSK, artinya Pekerja Seks Komersial 
which, in this case, bisa berarti wanita, pria, or trans-seksual (yg lebih 
beken as banci or bencong). 

        Seks is netral, cuma digesek-gesek en berhadiah something di ujungnya. 
Bisa dilakukan secara berjamaah, berdua saja, maupun seorang diri dikala 
senggang dan merasa gelisah or geli-geli basah. 

        Anda bertanya kepada saya tentang suatu keadaan hipotetis ketika anda 
mati. Anda bilang: 

        "Apakah ketika saya mati saya akan diterima oleh Tuhan-nya orang yg 
merasa dirinya benar atawa yg dikenal sebagai orang-orang mukmin yg rajin 
beramal ibadah as well as menjauhkan diri dari WTS, PTS, BTS (Bencong Tuna 
Susila) dan lain sebagainya... or at least tidak melakukannya sampai ketahuan 
orang banyak seperti anda."

        Untuk menjawab pertanyaan itu, seperti biasa saya akan mencabutkan 
kartu tarot bagi anda, bismillah !

        Cards: I. the Magician - XV. the Devil - 4 of Swords

        Artinya: Anda akan diterima oleh Tuhan yg sama itu tanpa pilih kasih. 
Baik anda suka bermain dengan WTS, PTS, BTS, atau bermain coli-coli sendiri 
dengan tangan anda, anda tetap saja akan diterima oleh God. Allah itu maha 
pengasih, dan memang image-nya itu penuh dengan hal-hal yg bertentangan.

        Allah itu muncul sebagai figur tukang sihir yg sakti mandraguna as well 
as sebagai iblis yg juga sakti mandra guna, cuma dalam hal yg berkebalikan. 
Kebalikan itu adalah hal yg sama, cuma berada di sisi sebaliknya. Jadi seperti 
dua sisi dari mata uang yg sama.

        For instance, pemelacuran manusia itu berlaku sejak Adam dan Hawa belom 
lahir dan nenek moyang kita masih berbicara dengan cara: nguk nguk nguk, ngos 
ngos ngos... menggunakan bahasa tubuh. No different than the orang utans or the 
doggies yg banyak berkeliaran especially di Bali. 

        Kalo sudah mengendus, then the meaning artinya birahi mulai naik dan 
berjalanlah ritual courting ala manusia pra-sejarah. 

        For your information, waktu itu belum ada SMS as well as Facebook dan 
segala macam piranti elektronik yg bisa digunakan untuk kirim-kiriman foto. 
Waktu itu ritual courting or pacaran itu berlaku instant. Kalau suka sama suka 
maka jadilah.

        Tetapi karena ada proses evolusi, maka akhirnya lahirlah Tuhan yg 
menamakan dirinya Allah. 

        Tapi, nama itupun sebenarnya merupakan penemuan belakangan juga, yg 
termasuk ultra modern sebenarnya karena aslinya namanya bukan Allah. Tetapi 
Nabi Musa muncul dan menuliskan bahwa Tuhan itu namanya Yehovah Elohim yg 
akhirnya ber-evolusi menjadi Allah.

        Ini semua merupakan SIMBOL saja dari kesadaran yg adanya di dalam diri 
kita. 

        We shall never part with the consciousness yg kita sebut sebagai Tuhan, 
God, Allah, or whomever we might call the name.

        So, baik anda mati di pelukan WTS, PTS, BTS, ataupun sedang coli-coli 
by yourself, anda tetap akan diterima oleh Tuhan.

        Tuhan, being a real Tuhan, is a Tuhan for orang bener maupun orang 
musyrik dan syirik seperti anda dan saya.

        We are accepted by God when we accept ourselves. 

        Tanpa harus mati di pelukan WTS pun kita sudah diterima di sisi Allah 
yg of course tidak perduli dengan segala macam amal ibadah yg cuma merupakan 
konsep buatan manusia belaka saja yg tujuannya agar bisa mengontrol kita agar 
bisa menjadi manusia munafik yg, insyaallah, bisa setiap tahun potong kambing 
sambil berteriak bahwa Allah is great.

        Pedahal Allah yg seperti itu cuma konsep doang.

        The real Allah lives in your consciousness, in my consciousness, in the 
consciousness of everybody, including the WTS who, in my opinion is no 
different than you, me, and everybody else. 

        Apa bedanya antara saya, anda, dan mereka yg bekerja sebagai pekerja 
seks komersial ? 

        Tidak ada bedanya lah. Kita juga jualan kok, walopun tidak harus 
dibayar langsung dengan mata uang.

        Saya sendiri lebih suka dibayar dengan fasilitas yg gimana gituh, 
something like barter. Yg penting suka sama suka... 

        Asal bayarannya en servisnya memuaskan, pastilah Tuhan akan menerima 
anda. Dan Tuhan akan menerima anda di sini dan saat ini saja, always di sini 
dan saat ini saja.

        Leo
        Milis Spiritual Indonesia 
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.


       




------------------------------------------------------------------------------
  Get your new Email address! 
  Grab the Email name you've always wanted before someone else does!

   

Kirim email ke