============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
-----Original Message-----
From: Heru Pramono [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Wednesday, May 23, 2001 6:58 PM
To: '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: RE: [debritto] Apakah opini anda?
Heru dan pembaca lain yg baik,
Nah, soalnya kalau baik yang dipilih maupun yang memilih itu semua
berengsek, bagaimana caranya membenahi masalahnya?
Saya setuju dengan anda, bahwa menjelang akhir 1999 itu para pemimpin
Indonesia telah melakukan haluan politik fatal yang tak tentu arahnya.
Masakan orang buta (terutama dalam ketidak-mampuannya untuk membaca segala
sesuatu sendiri! - dan siapa tahu dukun pijatnya menipu dia!) dijadikan
pemimpin negara! Seolah-olah telah terjadi suatu gebyar dagelan tingkat
nasional dan internasional yang dilantunkan dari Jakarta!
Mungkinkah pemilihan umum baru, setelah DPR dan MPR dibubarkan, dapat
menyelamatkan kehidupan politik Indonesia? Tetapi siapa yang dapat
membubarkan kedua lembaga itu? Presiden? Kenapa tidak didukung orang? Apakah
jaminan bahwa DPR dan MPR baru tidak akan dipenuhi oleh orang Orba?
"Lunga tanpa pepoyan" dari GD dan MW memang lucu sekali, tetapi sesuatu
harus terjadi cepat-cepat sebelum kekacauan nasional ini makin menjadi-jadi.
Gimana pendapat anda?
(PS Saya baca juga ttg "A Country without..." itu, tetapi di tempat lain,
bukan di Asiaweek).
Terima kasih dan salam!
R Hardjono
http://www.latrobe.net.au/hardray/