============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
Bener Mas Jo, GD memang seorang pemimpin yang berhasil sebagai solidarity
maker, namun belum mampu menjadi seorang problem solver. Termasuk juga tak
memiliki body language yang sangat dominan dalam kemampuan berkomunikasi.
Lihat saja Ronald Reagan yang mengalahkan Carter karena kemampuan body
languange-nya. Jelas dong, Reagan seorang seniman...saran saya jadilah
seorang seniman..termasuk seni mancing di laut. he..he... ya Kur...
Tentang pemilu..dalam kondisi bangkrut ngene opo ora saya malah
kedungsang-dungsang. Mula apike sedhakep ning naawe-awe, tumungkul ning
nglirik..... nglirik persaingan antara profesionalitas Anyer - Tegal. Tegal
sebagai kuda hitam memiliki potensi Sate Tegal...gak ana lho sing jenenge
Sate Anyer kondang..he..he..
FX. Widaryanto '68
-----Original Message-----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 25 Mei 2001 8:44
Subject: RE: [debritto] Apakah opini anda?
>============================================
>Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
>============================================
>
>
>Memang kesalahan yang amat fatal, adalah memilih pemimpin yang cacat baik
>fisik maupun mental. Kedua unsur ini ada di GD. Tetapi yang paling bersalah
>adalah Poros tengah yang dikemandani oleh si bangsat pengacau yang sampai
>kini juga masih exist yaitu si AR ini. Dia ini berambisi besar menjadi RI 1
>, tetapi tidak punya kekuatan apa apa. Ibarat pungguk merindukan bulan.
>Jadi ya bisanya mengacau saja, dan ini sampai kinipun terus menerus
>mengacau. Memang kalau menurut saya sebaiknya diadakan Pemilu ulang segera,
>dan dengan demikian dagelan super akan bubar, dan kita memilih pemimpin
>langsung, tidak memilih tanda gambar. Wis ngono wae. JB72
>
>
>