============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
Mas ABH,
Cari lukisan yang laku memang tidak mudah. Sudah "mengemis" ke pelukisnyapun
belum tentu kebagian.
Kelompok kolektor memang berkepentingan untuk cari untung. Caranya ya dengan
cari pelukis yang karyanya lumayan bagus tetapi harganya masih murah (di
bawah 10 juta). Kalau pemimpin kelompok bilang ok, maka seluruh anak buah
kelompoknya akan antre untuk beli lukisan dari pelukis tersebut. Bayangkan
saja kalau satu kelompok terdiri dari 30 orang yang dirata-rata mampu beli
(borong) 50 lukisan, maka dibutuhkan 1500 lukisan. Tidak mungkin terpenuhi,
lukisan jadi rebutan, harga naik luar biasa (ini yang diharapkan oleh
pimpinan kelompok yang biasanya sudah punya banyak lukisan karya pelukis
tersebut).
Jadi lukisan "laku" memang dikondisikan oleh sekelompok kolektor.
Tidak heran kalau seorang kolektor ditelpon oleh si pelukis untuk "membeli"
lukisannya (yang sulit didapat), berapapun diminta oleh si pelukis akan
segera dibayar tanpa ditawar, karena si kolektor tidak merasa membeli tetapi
"diberi". Bagaimana tidak, karena kalau langsung dijual ke rekannya (yang
juga masih antre) pasti sudah untung jutaan rupiah.
Mungkin lama-lama pelukisnya bingung juga ya, sejelek-jeleknya melukis kok
masih ada yang mau. Wong lukisan nggak jadi saja laku. Kolektor/dol kadang
ada yang ke pelukis, lihat kanvas kosong, lalu belakang kanvas di tanda
tangani dan bilang ini buat saya. Yah, mengemis demi jutaan rupiah. Lumayan?
Ya, lumayan edan.
Saya tinggal di Salatiga, 44 km dari Magelang. Jadi ada teman yang ikutan
kelompok Magelang. Tapi ya itu, kalau lihat lukisan, ngomongnya duit terus.
Pusing.
Lukisan yang saya punya ya seperti yang saya ceritakan kemarin, yaitu karya
Inanta, M Japin, Sutaji "Pohon", Teddy "Pasar" Priyono, Koentjoro, Didik SM.
Teddy dan Didik adalah pelukis Salatiga. Karya Teddy sudah laku keras di
Jakarta, barang selalu habis, bukan "gorengan".
Mas ABH tinggal di mana?
Salam,
EMW '80
----- Original Message -----
From: Alex Bambang Hartanto <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, May 22, 2001 1:25 PM
Subject: Re: [debritto] Lukisan
> ============================================
> Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
> ============================================
>
> Dik EMW,
> Saya memiliki beberapa lukisan seperti karya Lim Wasim,S Saman,Adam
> Lay,Moses Misdy,Mas Dibyo dll. Untuk pelukis muda saya baru memiliki Ivan
> Haryanto dan Joko Sun. Kalau sampeyan senang yang realis,coba perhatikan
> karya Joko Sun dari Ubud,menurut saya itu bagus dan bisa dikolek.
> Sejauh ini saya baru mengkolek saja yang saya senang,tetapi kadang2 juga
> ingin yg bisa cepat di DOL.Iya kan bisa dapat untung dan bisa beli lagi.
> Ini problemnya disini,yang laku ternyata tidak mudah didapat,saya
> konsultasi dengan teman yang suka mengijon(dia terkenal sampai dicari2
> wartawan),menurutnya harus mengikuti maunya pasar,dia bilang jualnya jadi
> gampang. Dan yang ramai memang yang diincar sama kelompok Magelang dan
> cepat naik harganya.Saya disarankan untuk membeli lukisan Fajar Sidik,
> memang lagi digarap ?
> Dik EMW memiliki lukisan siapa saja.Apa sampeyan tinggal di Yogya?
>
> Salam
> ABH/67