============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================

Saya nambah satu :

7.  Upayakan menggunakan angkutan umum kalau bepergian, karena ini merupakan
penghasilan bagi rakyat kecil.


----- Original Message -----
From: "Suherman Djohan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Yamaha Club" <[EMAIL PROTECTED]>; "Xaverius Jambi"
<[EMAIL PROTECTED]>; "Debritto Net" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, June 07, 2001 2:15 AM
Subject: [debritto] Fw: [SERAYU-NET] Fw: Cara Menolong Rakyat Kecil......


> ============================================
> Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
> ============================================
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "P. Sigit Pr. Pr." <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, May 31, 2001 10:32 PM
> Subject: [SERAYU-NET] Fw: Cara Menolong Rakyat Kecil......
>
>
> > Dear All,
> >
> > kiriman dari seorang teman ini mungkin bisa menjadi inspirasi kecil buat
> > menemukan alternatif lain dari kemelut bangsa akhir-akhir ini ....
> >
> > P. Sigit Pramudji Pr
> > Jl. Gereja 3 Purwokerto 53115
> > tel 0281-635632; fax 0281-631611
> >
> > ---------- Forwarded message ----------
> > Date: Thu, 31 May 2001 11:51:34 +0700
> >
> > Mungkin bisa dicontoh....
> > Sudah beberapa bulan ini saya perhatikan bahwa kehidupan di Jakarta
> semakin
> > lama semakin sulit.  Saya ngobrol sama banyak orang: sopir bis, sopir
> taksi,
> > satpam, tukang jual majalah, etc, mereka semua mengeluhkan keadaan yang
> sama
> > bahwa Jakarta semakin berat dan tampak sekali dari cara mereka bercerita
> > bahwa mereka sudah sangat terjepit dengan kehidupan di sini.
> > Selain tidak terdistribusinya uang dengan baik, juga memang keadaan
> politik
> > yang tidak menentu cukup menyumbang banyak dalam hal ini.
> > Saya tidak bicara soal kita "menyumbang", karena urusan menyumbang
adalah
> > urusan pribadi. Tapi mau menolong orang kecil dengan cara menyatukan
> dengan
> > kehidupan sehari-hari.
> > Kita lakukan dengan cara membeli jasa mereka atau pun hasil produksi
> mereka,
> > ketimbang kita membeli dari rangkaian bisnis yang besar. Saya punya
> daftar,
> > yang cukup mungkin untuk dilakukan (saya harap anda bisa menambahkan
> daftar
> > ini sehingga bisa lebih panjang):
> >
> >
> > 1. Kalau beli majalah, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku.
> > Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di
lampu
> > merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil.
> >
> >
> >
> > 2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang
lewat
> di
> > rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita  tidak ada di
> rumah
> > pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan
> > pembantu/tetangga. Agak lebih repot  sedikit, tetapi  uangnya akan masuk
> ke
> > orang kecil.
> >
> >
> >
> > 3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil
> > tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita
> > tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah
> > sekali-sekali membeli dagangan mereka.
> >
> >
> > 4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan
kue,
> > misalnya kue pancong, kue apem, dsb. Beli. Untuk kita uangnya tidak
> > seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna. Tentu saja jangan
> > keseringan, karena nanti kita juga bosen.
> >
> >
> >
> > 5. Saya orang yang paling anti sama pembajakan, tetapi saat ini
masalahnya
> > udah lebih jauh daripada sekedar prinsip-prinsip dasar. Saya mulai
membeli
> > VCD bajakan, karena dengan itu uang yg gue keluarkan  akan dapat
membantu
> si
> > penjual (dan bukan masuk ke hollywood).  Cara buruk untuk membenarkan
> > pembajakan, tetapi: orang-orang kita sedang terpuruk dan ada agenda yg
> lebih
> > penting untuk di selesaikan.
> >
> >
> >
> > 6. Untuk yang cowok --> mungkin jika tidak terlalu pusing sama model
> rambut,
> > ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon.
Lumayan
> > bisa menolong mereka.
> >
> > Kalau di dalam mailing list ini ada 30 orang yang tinggal di Jakarta,
> > rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi
goreng
> > seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita "berikan" ke
> > orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan-itu hanya dari urusan nasi
> > goreng. Saya rasa kalau kita membiasakan diri untuk melakukan ini, maka
> > mudah-mudahan secara perlahan kita bisa menyeimbangkan distribusi uang
ke
> > bawah. Atau jika itu terlalu muluk- paling tidak kita
> > sudah memainkan peran kita untuk menolong orang kecil.
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > Ingin berhenti? Kirim email kosong ke:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> > Your use of Yahoo! Groups is subject to
http://docs.yahoo.com/info/terms/
> >
> >
> >
>

Kirim email ke