============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
Iki pesti ngarang. ....lha ya pasti dong...kalau saya ke Jogya, Semarang
,Bali,Jepang Ngustrali...pasti naik pesawat terbang umum dong...masak pakai
pesawat pribadi....yang bener aja ente.....mau ke Yogya naik
delman.....kapan tekane......mau ke mBalik Papan numpak Gethek koyo Joko
tingkir.........pasti babalas tekan segoro kidul.......JB72
"TA. Joeswastoto
Noegroho" To: <[EMAIL PROTECTED]>
<[EMAIL PROTECTED] cc:
in.net.id> Subject: Re: [debritto] Fw:
[SERAYU-NET] Fw:
Sent by: Cara Menolong Rakyat Kecil......
debritto-owner@dej
ava.com
06/12/01 10:24 PM
Please respond to
debritto
============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
Saya nambah satu :
7. Upayakan menggunakan angkutan umum kalau bepergian, karena ini
merupakan
penghasilan bagi rakyat kecil.
----- Original Message -----
From: "Suherman Djohan" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Yamaha Club" <[EMAIL PROTECTED]>; "Xaverius Jambi"
<[EMAIL PROTECTED]>; "Debritto Net" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, June 07, 2001 2:15 AM
Subject: [debritto] Fw: [SERAYU-NET] Fw: Cara Menolong Rakyat Kecil......
> ============================================
> Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
> ============================================
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "P. Sigit Pr. Pr." <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, May 31, 2001 10:32 PM
> Subject: [SERAYU-NET] Fw: Cara Menolong Rakyat Kecil......
>
>
> > Dear All,
> >
> > kiriman dari seorang teman ini mungkin bisa menjadi inspirasi kecil
buat
> > menemukan alternatif lain dari kemelut bangsa akhir-akhir ini ....
> >
> > P. Sigit Pramudji Pr
> > Jl. Gereja 3 Purwokerto 53115
> > tel 0281-635632; fax 0281-631611
> >
> > ---------- Forwarded message ----------
> > Date: Thu, 31 May 2001 11:51:34 +0700
> >
> > Mungkin bisa dicontoh....
> > Sudah beberapa bulan ini saya perhatikan bahwa kehidupan di Jakarta
> semakin
> > lama semakin sulit. Saya ngobrol sama banyak orang: sopir bis, sopir
> taksi,
> > satpam, tukang jual majalah, etc, mereka semua mengeluhkan keadaan yang
> sama
> > bahwa Jakarta semakin berat dan tampak sekali dari cara mereka
bercerita
> > bahwa mereka sudah sangat terjepit dengan kehidupan di sini.
> > Selain tidak terdistribusinya uang dengan baik, juga memang keadaan
> politik
> > yang tidak menentu cukup menyumbang banyak dalam hal ini.
> > Saya tidak bicara soal kita "menyumbang", karena urusan menyumbang
adalah
> > urusan pribadi. Tapi mau menolong orang kecil dengan cara menyatukan
> dengan
> > kehidupan sehari-hari.
> > Kita lakukan dengan cara membeli jasa mereka atau pun hasil produksi
> mereka,
> > ketimbang kita membeli dari rangkaian bisnis yang besar. Saya punya
> daftar,
> > yang cukup mungkin untuk dilakukan (saya harap anda bisa menambahkan
> daftar
> > ini sehingga bisa lebih panjang):
> >
> >
> > 1. Kalau beli majalah, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku.
> > Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di
lampu
> > merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil.
> >
> >
> >
> > 2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang
lewat
> di
> > rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada di
> rumah
> > pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan dengan
> > pembantu/tetangga. Agak lebih repot sedikit, tetapi uangnya akan
masuk
> ke
> > orang kecil.
> >
> >
> >
> > 3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil
> > tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita
> > tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah
> > sekali-sekali membeli dagangan mereka.
> >
> >
> > 4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan
kue,
> > misalnya kue pancong, kue apem, dsb. Beli. Untuk kita uangnya tidak
> > seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna. Tentu saja jangan
> > keseringan, karena nanti kita juga bosen.
> >
> >
> >
> > 5. Saya orang yang paling anti sama pembajakan, tetapi saat ini
masalahnya
> > udah lebih jauh daripada sekedar prinsip-prinsip dasar. Saya mulai
membeli
> > VCD bajakan, karena dengan itu uang yg gue keluarkan akan dapat
membantu
> si
> > penjual (dan bukan masuk ke hollywood). Cara buruk untuk membenarkan
> > pembajakan, tetapi: orang-orang kita sedang terpuruk dan ada agenda yg
> lebih
> > penting untuk di selesaikan.
> >
> >
> >
> > 6. Untuk yang cowok --> mungkin jika tidak terlalu pusing sama model
> rambut,
> > ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon.
Lumayan
> > bisa menolong mereka.
> >
> > Kalau di dalam mailing list ini ada 30 orang yang tinggal di Jakarta,
> > rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi
goreng
> > seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita "berikan" ke
> > orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan-itu hanya dari urusan nasi
> > goreng. Saya rasa kalau kita membiasakan diri untuk melakukan ini, maka
> > mudah-mudahan secara perlahan kita bisa menyeimbangkan distribusi uang
ke
> > bawah. Atau jika itu terlalu muluk- paling tidak kita
> > sudah memainkan peran kita untuk menolong orang kecil.
> >
> >
> >
> >
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> > Ingin berhenti? Kirim email kosong ke:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> > Your use of Yahoo! Groups is subject to
http://docs.yahoo.com/info/terms/
> >
> >
> >
>