Memang benar Mas Pram..............
Kalau memang kita perpegang pada kejujuran .......apakah begitu sulitnya?
Disini .... menerima calon murid kan seharusnya melihat dr kejujuran yang ada, baik dr calon murid maupun Ortu-nya.........dengan ngisi kuesioner seperti itu......
nek jujur yo ditrima, nek ndak ....wah piye arep dadi murid nang sekolah ybs?.........
Pengalaman yang saya denger Masuk Sekolah sekarang kadang si lebih spp-nya lebih kecil dr si pas2-an........mereka berlomba2 saat wawancara mencari sendhal jepit dan penampilan tersederhana (lucu ya)...............
Slama saya sekolah di KDB....... (setahu saya'89) kita smua sama dalam arti sesuai kemampuan....yang cukup ya cukup yang lebih ya lebih, yang kurang ya kurang dimana diharapkan dr perbedaan tersebut smua saling mengisi.......(BANTINGAN)
Bagaimana dr kejujuran yang paling sederhana tampil apa adanya....untuk suatu kebutuhan yang penting akan pendidikan anak......lha kok uangel nemen............shg pihak sekolahpun akhirnya menggunakan cara2 yang "LUCU" dlm arti repot2 minta copy rekening2........... hehehe (sin
Disini dibilang sekolah sudah mumet diapusi bae.............tapi sebagai sekolah apa pantes dengan cara spt itu?......
monggo dhospundi meniko..............................pengalaman2 ka'dang2 dB (anak saya belum sekolah )
rgds
dng89
>From: "Agust Pramono" <[EMAIL PROTECTED]>
> >Date: Wed, 4 Jul 2001 11:28:00 +0700 > >Kelihatannya memang sekolah-2 swasta mesti kreatif untuk mengetahui >kemampuan ekonomi dari Ortu Murid. >Pengalaman waktu anak masuk ke Kanisius Jakarta, ternyata si anak secara >diam-2 telah diminta mengisi kuesioner, yang antara lain menanyakan : pernah >liburan ke LN ? Mobil dirumah ada berapa ? Mengambar denah rumah lantai-1 >dan lantai-2 ? dll >Memang kenyataannya lebih banyak Ortu yang tidak jujur tentang kemampuan >ekonominya ketika memasukkan anaknya ke sekolah, sehingga perlu cara-cara >seperti itu. > >salam, >pramono/79 > > -----Original Message----- >From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf >Of Danang Amb. >"Apakah hubungannya rekening listrik, rekening telpon, PBB, rek. >PDAM.......... dengan ndaftar sekolah Swasta?"......monggo dipun sambati >......... > >Kalau hanya untuk mencari kejujuran dari Ortu Murid ttg keadaan ekonomi >mrk....kenapa spt itu? >Bagaimana sekolah2 swasta lain, dan KDB sendiri? > >salam >dng89 > > > >Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
- [debritto] Rekening2 dan Sekolah Danang Amb.
- RE: [debritto] Rekening2 dan Sekolah Agust Pramono
- Re: [debritto] Rekening2 dan Sekolah Danang Amb.
- Re: [debritto] Rekening2 dan Sekolah Johanes
