============================================
Mailinglist debritto : [EMAIL PROTECTED]
============================================
SD:
Pengalaman pribadi:
Selama 2 jam pertama setelah Nail Harbour memang terasa tidak betah, tapi
setelah Korman bilang kayak arum jeram di Dufan saya mulai agak enjoylah.
AB: paling berat memang saat keberangkatan, tujuan masih jauh di horison
sana .....menunggu memang membuat putus-asa.
SD:
Setelah berlayar kira2 1.30 jam, Bardhono bola-bali hp saya mengenai lokasi
mancing, sedang si Korman sedang tiduran bobok meluruskan pinggangnya,
sambil berseru 30 menit lagi. Sayapun relay ke Bardhono.
AB: Lha piye, passengerku bola-bali ya takon: Mas kok belum sampai. Apalagi
anak ingusan (kata Gandung) yang kencingnya belum lurus (kata saya), resah
gelisah, turu-tangi.
SD:
Saya merasa sebelum lunch dan lokasi ke-2 sepertinya sebagian besar peserta
tidak begitu enjoy, baru setelah lokasi ke-2 sebagian besar baru mulai
enjoy, terutama Mas Koer karena di lokasi ke-2 inilah dia mulai unjuk gigi.
AB: saya malah enjoy di lokasi 1, meski tidak narik sendiri tapi melihat
ikan2 kuek terangkat oleh teman2 kok asik.
SD:
Dari semua Rookies, saya melihat Mas AW yang paling hebat persiapannya,
perlengkapan dia benar2 mantap, tidak kalah dengan para senior pemancing,
bahkan sedikit diatas Pak Carik, benar2 "well prepared" tapi yo mboh
pancingannya piye.
AB: lho Pak Carik tidak dapat dibandingkan dengan AW bab persiapan. Wong
Carike ming nggowo wadah iwak, ora nggowo pancing. AW iku malah nantang
ikan2
di laut. Sambil tiduran dia bilang: Ayo, adu sabar. Luwih sabar sing
mancing,
apa luwih sabar iwake.
SD:
saya ikut Pak Carik dengan Mazda E2000 sepertinya
kalem2 saja berhubung memang tugas sebagai pengekor, tapi Anyer-Jakarta
sepertinya Pak Carik unjuk gigi driving skillnya, terbukti meninggalkan
lawan2nya. Walaupun ditengah jalan sempat ngisi bensin, ternyata sampai
pintu tol Kb. Jeruk bersamaan dengan Wiek dan Ary. Eudan....toh? rak kalah
wuz........wuz.....wuz........
AB: he...he..hee....Bilung bilang katanya mau nemani Gandung. Sak jane dia
takut
ikut mobil saya, pengalaman yang lalu mobil saya lepas tak suruh jalan
sendiri
sampai Anyer juga. Si Jo itu juga gitu, mobilnya disingsoti we bakal
nyampai
Jakarta sendiri.
AB/71