Dear All,
> -bhiksu Yingguang (1861-1940). > -bhiksu HsuYun (1840-1959). > -bhiksu HongYi ( 1880-1942). > -bhiksu Jingshan (golden mountain) (18??- 19??) > -bhiksu GuangChin (1892-1985) Yg disampaikan Bro. Ching Ik di atas itu sudah cukup lengkap.. Aku pribadi selalu coba menengok tauladan mereka2.. Tetapi Zaman memang sudah berubah.. Cara pengabdian/cara berkehidupan sebagai seorang Bhiksu Mahayana adalah pilihan pribadi masing2...Karena memang di dalam Mahayana selalu ada banyak cara untuk mengabdi/berbuat.. Aku pribadi condong kagum dengan tauladan2 Bhiksu2 yang disebut di atas..,tetapi sulit juga mengatakan bahwa tauladan mereka adalah yang paling ideal sekarang ini.. Bentuk2 Praktik Mahayana yang 'kelihatan' serba mewah sekarang ini mungkin adalah pengaruh hasil pemikiran Ven. Tai Xu yang memodernisasi gerakan Buddhisme di China pada saat2 'hampir mati'.. Mungkin hawa modernisasi ini begitu kuatnya -sehingga beberapa aspek menjadi tertinggal.. BTW, mungkin perlu seksama meneliti..,ada banyak kasus sebuah center kelihatan begitu megah dan mahal..,tetapi di dalamnya, sesungguhnya 'pergulatan finansial' untuk sekedar survive kadang sangatlah menyakitkan dan penuh pengorbanan.. Kalau begini, tidaklah fair juga rasanya untuk cuma sekedar mengkritik tanpa bisa memberi jalan keluar.. In The Dharma, Junarto. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> What would our lives be like without music, dance, and theater? Donate or volunteer in the arts today at Network for Good! http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
