Rekan-rekan Dharmajala,

Bgm Mempertahankan Pandita Budhis 

Dalam menghadapi soal ini kita harus realistis. Kita
boleh mengharapkan seorang Pandita Budhis berkorban
untuk agama Budha tapi jangan mengharapkan berkorban
mati-matian sampai hiduppun susah. Beberapa orang
mungkin bisa tapi jangan mengharapkan 95% demikian.
Dalam majalah Manggala 15 tahunan yang lalu saya
pernah diwanwancarai dan saya menyetujui bila guru
agama/penceramah diberi imbalan untuk kerja ceramahnya
supaya mereka bisa hidup layak. Yang saya minta
janganlah mereka memupuk kekayaan dari pekerjaan ini.
Demikian juga dengan guru sekolah Budhis, seharusnya
mereka diberi imbalan yang cukup supaya bisa hidup
layak. 
Untuk menambah penghasilan para guru agama/guru
sekolah/pandita Budhis ini diharapkan organisai Budhis
ikut memikirkan misalnya diberi pekerjaan dalam
organisasi dan diberi imbalan yang cukup. Orang Kaya
yang Budhis dapat diikut sertakan dalam proyek semacam
ini, tapi itu kan tergantung mereka masing-masing kita
tidak bisa memaksa. Cara lain adalah mengangkat anak
mereka sebagai anak asuh sehingga sebagian beban
mereka tertanggulangi. Alangkah baiknya kalau para
bikhu diajak serta dalam menanggulangi masalah ini.

Kreshna

________________________________________________________________________
Yahoo! Messenger - Communicate instantly..."Ping" 
your friends today! Download Messenger Now 
http://uk.messenger.yahoo.com/download/index.html


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke