PERSIAPAN UNTUK MENGHADAPI KEMATIAN
DAN MENOLONG ORANG YANG HAMPIR MENINGGAL
Sebuah Perspektif Buddhis tentang Kematian
Oleh:
Ven. Sangye Khadro
Diterjemahkan oleh:
Andy Wijaya
CARA MEMPERSIAPKAN DIRI
UNTUK MENGHADAPI KEMATIAN
Empat tugas berkenaan dengan kehidupan dan kematian
Christine Longaker, seorang perempuan Amerika, yang memiliki
pengalaman kerja menangani orang mati selama lebih dari dua puluh tahun, telah
memformulasikan empat tugas yang akan membantu kita untuk mempersiapkan diri
menghadapi kematian, dan menjalani kehidupan secara penuh dan berarti.
Keempatnya adalah:
1. Memahami dan mentransformasi penderitaan. Secara mendasar ini
berarti bersedia menerima berbagai problem, kesulitan-kesulitan dan
pengalaman-pengalaman yang menyakitkan--yang merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari kehidupan--dan belajar menanggulangi semuanya itu. Jika kita
dapat belajar menanggulangi penderitaan yang lebih kecil yang kita
hadapi--sebagaimana kita menjalani kehidupan--maka kita akan mampu
menanggulangi penderitaan-penderitaan yang lebih besar dengan lebih baik pada
saat kita menghadapi kematian nanti.
2. Menjalin suatu koneksi, memulihkan hubungan dan melepaskan (tidak
terikat). Tugas ini mengacu pada hubungan kita dengan orang lain, secara khusus
keluarga dan teman-teman. Hal-hal penting yang harus kita lakukan adalah:
belajar berkomunikasi secara jujur, welas asih dan tanpa keakuan, dan
menyelesaikan beberapa masalah dengan orang lain (jika ada) yang belum
terselesaikan.
3. Mempersiapkan diri secara spiritual untuk menghadapi kematian.
Christine menulis: "Setiap tradisi keagamaan menekankan bahwa mempersiapkan
diri secara spiritual untuk menghadapi kematian adalah penting sehingga kita
sekarang melaksanakan praktek spiritual yang benar setiap hari, suatu praktek
yang mendarah daging dengan begitu dalam sehingga dia menjadi bagian dari
daging dan tulang kita, respons reflektif kita terhadap setiap situasi di
dalam kehidupan, termasuk pengalaman-pengalaman dari penderitaan kita."1 Sebuah
daftar dari praktek spiritual yang direkomendasikan dari tradisi Buddhis dapat
ditemukan di bagian akhir buku ini.
4. Menemukan arti kehidupan. Banyak orang menjalani kehidupan tanpa
suatu gagasan yang jelas mengenai apa tujuan dan arti kehidupannya. Kurangnya
kejernihan mengenai hal ini dapat menjadi suatu problem ketika kita menjadi
bertambah tua dan semakin dekat dengan kematian sebab kita menjadi semakin
lemah dan lebih bergantung pada orang lain. Maka perlu menyelidiki
pertanyaan-pertanyaan semacam ini, "Apa tujuan hidup saya? Mengapa saya berada
di sini? Apa yang penting dan tidak penting?"
Inilah keempat tugas yang dijelaskan secara lengkap di dalam Menghadapi
Kematian dan Menemukan Harapan oleh Christine Longaker (London: Century, 1997)
halaman 37-157.
--------------------------------------------------------------------------------
1 Christine Longaker. Facing Death and Finding Hope. (London: Century, 1997),
p.
113.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya.
Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih,
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta
sahabat-sahabat kami.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/