FUNGSI SEORANG GURU 
Diambil dari 'The Functions of a Teacher", Unpopular Essays, hlm.
112-123.

Artikel dalam buku:
PERGOLAKAN PEMIKIRAN
Kumpulan Karangan Bertrand Russell
Diterjemahkan oleh Mochtar Pabottinggi
Yayasan Obor Indonesia dan PT. Penerbit Gramedia,
Jakarta, 1988 

Bagian 1

Mengajar, lebih daripada pekerjaan-pekerjaan lainnya, telah mengalami
transformasi selama dua ratus tahun terakhir dari suatu profesi kecil,
dengan keahlian tinggi yang hanya dinikmati oleh segelintir orang,
menjadi suatu bidang jasa umum yang besar dan penting. Profesi ini
mempunyai tradisi yang besar dan terhormat, membentang dari awal sejarah
manusia hingga masa-masa mutakhir. Namun, tiap guru di zaman modern,
yang diilhami oleh cita-cita ideal para pendahulunya, sekarang cenderung
dikejutkan oleh kenyataan bahwa fungsinya bukan lagi untuk mengajarkan
apa yang diyakininya, melainkan untuk menanamkan keyakinan-keyakinan
serta kebodohan-kebodohan yang dipandang berguna oleh mereka yang
memerintahkannya. 

Dahulu, seorang guru diharapkan memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan
istimewa, yang kata-katanya patut didengarkan. Waktu itu, mengajar
bukanlah suatu profesi yang diorganisasikan, dan tidak ada pengawasan
atas apa yang diajarkannya. Memang benar bahwa mereka kemudian sering
dihukum karena ajaran-ajarannya yang dipandang bersifat subversif.
Scorates dihukum mati dan Plato kabarnya telah dijebloskan ke penjara.
Tapi kejadian-kejadian demikian tak sampai menghambat tersebarnya
ajaran-ajaran mereka.

Tiap orang yang memiliki naluri guru yang murni akan lebih senang hidup
terus dalam buku-bukunya daripada dalam tubuhnya. Suatu perasaan
kemerdekaan intelektual sangat penting artinya bagi pemenuhan yang
sesungguhnya dari fungsi-fungsi guru, sebab memang sudah tugasnya untuk
menanamkan pengetahuan serta daya nalar (reasonableness) yang
dimilikinya ke dalam proses pembentukan pendapat umum. 

Di zaman dahulu guru melaksanakan fungsinya tanpa mengalami hambatan apa
pun kecuali kadang-kadang oleh campur tangan tak berketentuan dari
penguasa lalim atau akibat kekacauan sosial. Di Zaman Pertengahan,
bidang pengajaran menjadi hak istimewa Gereja, yang mengakibatkan
miskinnya kehidupan intelektual maupun sosial. Dengan munculnya
Renaisans, rasa hormat umum pada pengajaran menciptakan kembali suatu
tingkat kebebasan yang amat besar kepada guru. 

Benar bahwa Inkuisisi telah memaksa Galileo mengaku salah dan
menghabiskan Giordano Bruno di tiang pembakaran, tapi kedua tokoh ini
telah melakukan tugasnya sebelum dihukum. Lembaga-lembaga seperti
perguruan tinggi umum-nya tetap berada di tangan kaum dogmatis, sehingga
sebagian besar karya-karya intelektual terbaik dilakukan oleh
ilmuwan-ilmuwan mereka. 

Di Inggris, khususnya, hingga menjelang akhir abad ke-19, boleh
dikatakan tak ada tokoh kaliber puncak selain Newton yang mempunyai
hubungan dengan perguruan tinggi. Tapi sistem sosial yang berlaku tidak
begitu menghambat kegiatan-kegiatan atau fungsi mereka.

Bersambung







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke