> kalau ini Anda pasti bingung menjawabnya....
Thailand. Negara dengan
> dua sisi. Di satu sisi negara ini memiliki tingkat pelacuran yang
> tinggi dan drugs juga. mayoritas buddhis. So.....? Tapi mengatakan
> Thailand itu seperti Jepang yang mungkin bukan benar-benar buddhis
> juga susah. Soalnya Thailand adalah pusat Buddhis Theravada yang "kata
> orang" paling mendekati ajaran Siddharta itu sendiri. Di Thailand,
> kehidupan bikku2nya ( disiplin vinayanya ) sangat bagus.
> dua sisi. Di satu sisi negara ini memiliki tingkat pelacuran yang
> tinggi dan drugs juga. mayoritas buddhis. So.....? Tapi mengatakan
> Thailand itu seperti Jepang yang mungkin bukan benar-benar buddhis
> juga susah. Soalnya Thailand adalah pusat Buddhis Theravada yang "kata
> orang" paling mendekati ajaran Siddharta itu sendiri. Di Thailand,
> kehidupan bikku2nya ( disiplin vinayanya ) sangat bagus.
Kalu setahu saya, Thailand itu juga gak benar-benar negara Buddhis, praktik di kalangan umat awamnya lebih dekat ke Hindu, terbukti dgn pemujaan pada dewa 4 muka.
Iya benar Thailand bhiku-nya menekankan vinaya. Tetapi ajaran asli
Buddha menekankan vipassana, dan itu adanya di Myanmar.
> Mungkin faktor yang membedakan Thailand dan
Myanmar ( walaupun
> kedua-duanya mayoritas buddhis ) adalah faktor ekonomi. Mungkin betul
> kata orang, semakin tinggi tingkat ekonomi, semakin tinggi tingkat
> kriminal.
>
> sekadar opini dari mahasiswa yang sok tau.
> kedua-duanya mayoritas buddhis ) adalah faktor ekonomi. Mungkin betul
> kata orang, semakin tinggi tingkat ekonomi, semakin tinggi tingkat
> kriminal.
>
> sekadar opini dari mahasiswa yang sok tau.
Sama, kita sama-sama sok tahu. Tapi kayaknya
benar, kapitalisme melahirkan materialisme, individualisme dan hedonisme.
Dan itu juga yg terus merusak negara kita tercinta, Indonesia.
Salam,
Wulandari
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.
Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.
| Yahoo! Groups Sponsor | |||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
