Selamat sore teman-teman semua.
Hebat....kalian yang merasakan adanya selisih intern organisasi Buddhis atau sesama sekte berarti benar-benar menghayati dan membantu organisasi tersebut.
Jika hanya membantu dipermukaan saja semua memang mulus, apalagi jika melihat rumput tetangga...hijau nian rumput mereka.
 
Tapi jangan kemudian "mutung" itu seperti kura-kura dalam tembok kata Ko Jim, sudah ada tempurung masih juga sembunyi, weleh...weleh...
 
Teman saya sangat-sangat aktifis di tempat lain, saking aktifnya sehingga terkenal dan sangat baik malah dianggap selingkuh dengan calon Ibu Mertuanya sendiri oleh Pendetanya, apa itu menyebabkan imannya goyah ? Tidak !!
Yg dia imani adalah ajaran-Nya bukan Pendeta-nya.
 
Jadi berhentilah mengecam, berikan apa yg kita bisa berikan.
 
 
 
----- Original Message -----
From: vari ana
Sent: Tuesday, April 26, 2005 2:53 PM
Subject: Re: [Dharmajala] FW: [MUBI] sharing

Ya saya sependapat dengan bro sutedja...
Begitu juga yang saya alami di organisasi buddhist...Tetapi tidak membuat saya keluar dari organisasi,ketika saya berkeinginan keluar dari organisasi itu,saya pikir kalau semuanya seperti saya,bagaimana jadinya perkembangan agama Buddha?Sebenarnya menurutku,ajaran Buddha adalah yang paling logis..dan saya pun bangga menjadi umat buddhist...
Tidak ada yang salah mengenai ajaranNya tetapi yang saya kecewa dari umat Buddhistnya sendiri...mungkin ada yang terlalu fanatik atau bagaimana saya juga kurang ngerti..harusnya kita tidak perlu menjelek2an agama lain apalagi sesama Buddhist tapi beda sekte.Cukup kita yang tau la,dan anggap aja itu kelebihan agama kita...
itu saja pendapat saya...so hindari perdebatan yang tidak bersifat membangun....
 
salam metta,
vari

sutedja tj <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wah Pengalaman nyata yang hampir mirip 100% dengan
apa yang saya alami.

Maka terus terang, saya tidak pernah mau lagi aktif
dalam komunitas organisasi Buddhis di Vihara.

Mudah-mudahan ada aktivis Vihara yang membaca posting
si Bro Moon untuk koreksi diri, bila memang mereka
berniat memajukan Buddha Dhamma di Indonesia.

Tapi,
hal itu tidak mengecewakan saya. Saya tidak pernah
akan berpaling dari Buddhisme yang merupakan
keberuntungan sangat besar dengan dapat mengenalnya.

Sebenarnya secara tidak langsung, kita sudah menjadi
sebagian dari mereka yang kita anggap tidak baik.
Dalam pikiran kita, kok mereka begini? kok mereka
begitu? dst.....
Seharusnya mereka begini, seharusnya begitu....dst,
tanpa sadar kita mencoba memaksakan kehendak kita,
nah bila kita dapat mengendalikan diri, dan mengenal
ego kita sendiri, mudah-mudahan kita dapat melihat
segala sesuatu itu adalah tidak kekal.

Jalani hidup apa adanya, let it be, be happy.

Tapi emang, tidak semua orang berpendapat demikian.
Tapi yang pasti, saya tidak tertekan, dan hidup
bahagiaaaaaaaaa.


Metta,
Opa

--- brianz liu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
> teruteruboce -
> Sent: Sunday, April 24, 2005 6:41 PM
> To: mabindo -; mubi -
> Subject: [MUBI] sharing

> > vihara tempatnya, tapi apakah bro tahu vihara
> isinya
> > adalah manusia munafik, sekedar lips service
> > mengatakan semoga semua makhluk berbahagia,
> > prakteknya adalah sesama sekte saling jegal
> > menjegal. !.mungkin!/ factor terakhir inilah
> > penyebab utamanya........

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke