Dear all members,

Saya secara pribadi pernah bertanya langsung kepada Bhante 
Mettanando, mengenai car Buddha Wafat.
Ada beberapa point yang saya dapat tangkap dan saya anggap penting 
untuk perlihatkan kepada Saudara-saudari sekalian.
hal-hal yang saya tanyakan adalah 

- Apakah memang Buddha saat itu sedang dalam keadaan sakit? Beliau 
menjawab ya memang Buddha pada saat itu memang dalam keadaan sakit, 
hal-hal yang mungkin menyebabkan penyakitnya adalah usianya, dan 
kemungkinan lain penyakit yang umum terdapat di dalam masyarakat 
pada saat itu.

- Setahu saya Buddha mengalami sakit pinggang, apakah itu juga suatu 
pertanda salah satu penyakit yang menyebabkan kematian? Jawabnya, 
Buddha sudah lama mengalami sakit pinggang tapi itu bukan suatu 
penyebab kematian beliau, ada masalah didalam sistem pencernaan 
Beliau.

- Apakah makanan terakhir beliau menyebabkan kematian beliau? 
jawabnya, makan apapun tetap menyebabkan kematian beliau.

- Berdasarkan hal itu semua Apakah Buddha menderita secara fisik 
atau mental? jawab Bhante Mettanando, Buddha menderita secara fisik, 
bukan mental.

Menurut saya pribadi apa yang dilakukan oleh Bhante Mettanando 
adalah suatu diagnosa yang wajar yang dilakukan oleh seorang dokter 
yang dilihatnya berdasarkan Sutta dan pemikiran beliau.

Kita tidak mengetahui batin dari Buddha sendiri, apakah Buddha 
menderita secara mental, saya pikir tidak.

Saya mau membandingkannya dengan pernyataan seorang guru meditasi 
yang pernah saya temui. Menurut beliau pencapaian kesucian bukanlah 
untuk melenyapkan penderitaan secara fisik, tapi untuk melenyapkan 
penderitaan secara BATIN, JADI FISIK BOLEH SAJA MENGALAMI SAKIT 
SEPERTI APAPUN, TETAPI BATIN TIDAK MENDERITA.

Terlihat di sini kadang baru saja kita mengetahui pendapat orang 
mengenai hal-hal (pandangan) kita ternyata berbeda, kita langsung 
menjawab, bereaksi, bahkan dengan keras.

Apakah hal itu bukan merupakan penderitaan batin kita??? Karena bila 
batin menderita bagi orang yang kurang terlatih langsung bereaksi 
secara fisik. Seringkali saya juga melakukan hal yang sama.

Saya harap apa yang saya tulis tidak menjadi berkepanjangan. Bila 
kurang puas, silahkan hubungi melalui jalur pribadi, supaya bagi 
yang lain tidak menerima banyak message di e-mail mereka.


Anumodana


Dananjaya






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke