Dirgahayu lho, vera lim kenal sama aku?? sepertinya salah orang deh.
sebenernya dari dulu negara ini menyisahkan alokasi budget untuk segala kegiatan. bahkan partai politik pun dapat dana dari pemerintah sekalipun apabila dibandingkan dengan donatur individu nominalnya relative kecil untuk kebutuhan sebuah partai politik. begitu juga untuk aktivitas anak muda. sekalipun cuma basa basi dan tidak diurus secara profesional oleh aparat pegawai negeri, sehingga begitu banyak dana yang bocor dan menguap entah kemana. tetapi alokasi dana untuk aktivitas anak muda ini masuk juga di APBN. sayangnya selama ini budget tersebut tidak jatuh kepada pihak-pihak yang dapat mempertanggung jawabkan secara publik dan benar. begitu juga dengan institusi swasta. setauku, perusahan-perusahan besar punya alokasi dana untuk kegiatan sosial. tetapi tampaknya institusi swasta ini hanya concern sama kegiatan sosial dalam artian lebih mengutamakan organisasi sosial seperti panti asuhan dsb. agak sulit juga kalau organisasi pemuda budhis untuk dapat mengakses dana dari perusahaan-perusahaan swasta besar. dan beberapa group konglomerasi bahkan memiliki badan sosialnya sendiri. sayangnya, badan-badan atau yayasan sosial bentukan group-group konglomerasi ini seringkali difungsikan sebagai badan pencuci tangan atau badan "money laundry" dalam bahasa mafianya. sebut saja group SINAR MAS yang mengalokasikan begitu banyak rupiah sampai jumlah yang mengundang decak kagum untuk kegiatan Tze Chi. aguan, TW, Franky cs tidak segan-segan mengeluarkan dana beberapa milyar untuk membeli status sosial lewat lembaga sosial bentukannya. aku mendukung vera dan teman-teman apabila hendak mengakses budget dari pemerintah itu. daripada dana itu jatuh ke kelompok-kelompok yang tidak bisa mempertanggung jawabkan pemakaian dana hasil keringat rakyat itu maka lebih baik dan ini merupakan karma baik juga apabila vera dan teman-teman di SEKBER atau IMABI dapat mengajukan proposal untuk penggunaan dana publik itu. aku kira selama ini WALUBI banyak makan uang pemerintah itu. salah satu sebabnya adalah tidak adanya kelompok lain yang dikenal oleh pemerintah. mungkin dikarenakan kelompok lain itu bersikap apatis hingga tidak mengetahui adanya alokasi dana ini. maka sudah saatnya berpartisipasi lebih luas. lagipula, adalah positive crime apabila kita membiarkan alokasi dana publik itu jatuh ke tangan mafia. dulu aku tidak mengurusi masalah proposal dana untuk departemen pemuda ini. tetapi aku bisa tanya ke beberapa jaringanku. tetapi hendaknya, temen-teman dan vera mempersiapkan legal formalnya seperti surat pendirian organisasi dari departemen hukum dan perundang-undangan atau legalitas sejenis. dan diperlukan kerja yang serius untuk mengurus masalah ini. kalian juga harus proaktif. dan aku kira dengan payung MBI yang sekarang ini sudah mulai diakui sebagai kekuatan budhis oleh pemerintah maka vera dan temen-temen SEKBER atau IMABI tidak akan menemukan kesulitan untuk mengakses dana publik itu. HIKMAHBUDHI yang gak jelas dan tidak pernah mempertanggung jawabkan dana itu secara publik itu saja bisa dapat dana dari pemerintah dalam jumlah yang tidak sedikit. oke, kalo memang serius untuk masalah ini telp aku di 0815 9420309. kita rembug...aku siap bantu. Mayat --- In [email protected], vera lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Halo juga koko kenken.. > akhirnya nyasar juga nih ke dharmajala...hehe... > > sepertinya kita dapat informasi yang baru nih mengenai budget pemerintah untuk aktivitas sosial nih...selama ini kita kurang tahu mengenai hal tersebut... > sebelumnya kami sih pernah mendengar, cuma kami belum mendapat informasi contact person dan proseduralnya...dan kalo boleh nih..bagi- bagi donk akses nya ke pemerintah kalo hendak minta budget... > Thank u banget nih kita jadi lebih tahu... > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
