Namo Buddhaya semuanya,

Wah saya secara pribadi sangat senang untuk baca di
website ini. Semangkin banyal tanggapan, sebanyak kita
dapat bersama-sama.
Jutru bagi kita semuanya, belajar dharma ada
dimana-mana.
Semua komentar yg disampaikan tidak ada salahnya,
sebab di diri kita masing-masing gak ada niat yg
jelek.
Kita tampung dengan lapang dada.
Semoga ulasan dan tanggapan yg lagi "hot" ini, kita
bisa dapat hikmahnya.

Salam Buddhis utk semuanya,
Januar Kwan
Ketua Bidang Ekonomi
Majelis Buddhayana Indonesia Pusat


--- "Siutarno." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Sebenarnya kita musti bersyukur kalau ternyata di
> buddhis banyak sekali
> yang minta dana/sumbangan untuk acara/kegiatan
> sosial/kemanusian, ini
> berarti di buddhis ternyata merupakan ladang untuk
> kita berbuat baik.
> Saya rasa kita semua setuju kalau berdana adalah
> suatu perbuatan baik,
> jadi perbuatan baik itu harus kita lakukan setiap
> saat, setiap detik
> atau setiap kita punya kesempatan/sesering mungkin
> agar semua itu akan
> menjadikan suatu habit/kebiasaan buat kita.
> (Biasakan berbuat Baik
> sesering mungkin).
> 
> Agar perbuatan baik itu menjadi suatu kebiasaan buat
> kita, mulai lah
> dulu dengan perbuatan baik yang paling mudah, salah
> satu contoh nya
> "BERDANA". 
> 
> Konsep Berdana itu tujuan nya adalah untuk melatih
> kita untuk tidak
> terikat/melekat pada suatu materil/harta benda yang
> bisa membuat kita
> menderita/dukkha karna salah satu sumber dukkha
> adalah
> kemelekatan/anicca, contoh lagi,misalkan kita punya
> harta kekayaan
> banyak dan kita sangat terikat dengan harta tsb,
> suatu saat katakanlah
> harta itu hilang/hangus terbakar kena musibah
> seperti gempa bumi/tsunami
> di aceh/medan, kalau kita sangat terikat dengan
> harta tsb sudah pasti
> kita akan sangat menderita/dukkha karna kita tidak
> bisa terima musibah
> tsb terjadi pada diri kita, dan sebaliknya jika kita
> tidak terikat dan
> mengerti bahwa harta benda tersebut suatu saat akan
> terkena hukum
> annica/tidak kekal mungkin kita akan bisa terima
> musibah tersebut dengan
> lebih baik dan penderitaan atas benda tersebut akan
> hilang karna kita
> tau hukum annicca.
> 
>  
> 
> Cara mengatasi hukum anicca agar tidak timbul dukkha
> adalah dengan
> Berdana.
> 
> Berdana itu ditinjau dari sudut mana pun juga tidak
> ada unsur negatif
> semua punya nilai positif, unsur positif secara
> langsung seperti
> langsung memberikan pertolongkan/manfaat kepada
> orang yang kita dana kan
> sedangkan unsur positif yang tidak langsung bisa
> mengurangi
> kemelekatan/anicca secara pelan-pelan dalam diri
> kita,juga bisa
> menghilang "EGO" yang ada pada diri kita
> masing-masing dan masih banyak
> lagi nilai-nilai positif dari berdana.
> 
>  
> 
> Jadi tidak ada jelek nya jika ada yang mengatakan di
> Buddhis banyak
> sekali ada minta dana/sumbangan ini dan itu padahal
> di agama lain tidak
> ada, apakah mereka belum tau ternyata di agama
> Buddha banyak sekali
> punya ladang/sawah untuk melakukan kebajikan seperti
> berdana dan mungkin
> tidak ada pada agama lain, ini justru kita musti
> bangga dan bersyukur,
> BENAR TIDAK ???
> 
>  
> 
> BERDANA adalah salah satu PERBUATAN BAIK jadi kita
> TIDAK PERLU MALU
> untuk melakukan PERBUATAN BAIK ........
> 
>  
> 
>  
> 
> ________________________________
> 
> From: [email protected]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
> Behalf Of Memandang Laut
> Sent: Wednesday, May 11, 2005 6:28 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [Dharmajala] YOU MUST BE SMART DON'T BE
> STUPIDTelesinema
> Budd his Pertama "Mutiara Jingga"
> 
>  
> 
> Gile kok responnya pada sewot banget yach, heran,
> manusia kok pada gak
> suka mendengar kebenaran tetapi kurang indah
> didengar, maunya denger
> yang indah indah tapi gak bener
> 
> Yah udah lha, lagian gue boleh dong punya pandangan
> dan kesimpulan
> sendiri, itu khan hak gue 
> 
> 
> Hendwi Wijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Bro & Sys,
> 
> Saya sedikit ingin nimbrung saja.....
> 
> Apa yang disampaikan oleh Bro Wandy itu benar,
> mungkin hanya ada
> perbedaan penafsiran dan pandangan saja dari
> kita-kita yang membacanya
> lalu spontan karena saking cintanya terhadap
> Komunitas Buddhis kemudian
> memberikan komentar2....karena memang selalu
> dikepala kita kalau ada
> acara umat Buddha pasti disana ada dana yang
> dicari....
> 
> Promabi dalam menjalankan misi ini, sangat
> profesional mereka mencoba
> menjalankan dengan cara bisnis murni.....keluar
> modal kemudian mencari
> iklan dan memasarkan VCD dengan iming2 ada penyangan
> namanya....bukankah
> ini cara pemasaran yang hebat dan bukan minta-minta
> loh......dan bila
> rugi maka mereka yang menaggung. 
> 
> Bahkan saat ini yang saya dengar dari rekan-rekan
> yang terlibat sudah
> ada beberapa perusahaan yang siap memasangkan
> iklannya...karena selain
> harga terjangkau pasarnyapun jelas dan ditayangkan
> di TVRI yang telah
> menasional jaringannya....(mudah-mudahan terwujud
> yach)
> 
> Seharusnya kita patut bangga, promabi sudah
> memberikan contoh yang
> profesional dalam mengelola satu event yang
> bercorakkan
> keagamaan....tanpa minta sumbangan loh dan berarti
> mereka bukanlah
> pengemis.......
> 
> Nah oleh karena itu, bagi rekan-rekan ada baiknya
> sebelum bertindak
> terlalu jauh renungkan dan simaklah apa yang sedang
> kita dapat sebelum
> suatu info itu disampaikan ke khalayak ramai...itu
> sama saja kita telah
> berbuat yang kurang baik bukan ???? 
> 
> Dan kepada rekan-rekan Promabi semoga usaha kalian
> ini akan dapat
> berjalan dengan baik berkat perhatian dan dukungan
> dari rekan-rekan kita
> semua
> 
> Demikian sedikit tulisan nimbrung saya.......
> 
> salam dlm Dharma
> 
> 
> gempal
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT
> INI di dalam diri
> saya maupun di luar diri saya. 
> 
> Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang
> menakjubkan;
> tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
> serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih
> yang kokoh.
> Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
> latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
> agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
> sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan
> kematian.
> Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta
> kasih, 
=== message truncated ===



                
Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour:
http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya. 

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh, 
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, 
menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa 
akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan 
tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta 
sahabat-sahabat kami.
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke