Sekuntum teratai buat rekan Surya, seorang calon Buddha. Apakah di Tipitaka Threravada ada klaim-klaim yang membahas, menghakimi, merendahkan sekte Buddhisme lain? Semoga aja nggak ada........ ^_^
Kalau cuman klaim oleh Umat Theravada, lebih mudah untuk DIRAGUKAN dan DIKRITISI serta DILEPAS. Tapi kalau KLAIM itu ada di Kitab Suci --sekte atau agama apapun--, orang berpikir dua kali untuk MENGIKUTI NASEHAT SANG BUDDHA DI KALAMA SUTTA. Biasanya, apa yang ada di kitab suci kita, TANPA SADAR, kita glek SEBAGAI KENYATAAN, FAKTA, BUKTI, sedang yang di kitab suci orang lain adalah MANIPULASI, REKAYASA. Acharn Chah ditanya soal kebijaksanaan Hui Neng, dijawab bahwa kebijaksanaan Hui Neng sangat dalam dan tajam. Seorang pemula sulit menangkapnya. Hanya mereka yang sudah cukup latihannya mampu memahaminya. Salam metta, Wijaya ----- Original Message ----- From: "bodhimanggala" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Sunday, May 15, 2005 4:28 PM Subject: [Dharmajala] Ikrar Bodhisattva [....] Secara khusus, mereka yang mengikuti > Mahayana harus mengetahui semua ajaran Buddha. Kita harus > mempelajari, mengkontemplasi/merenungkan, dan memeditasikannya, > walaupun kita adalah pengikut Mahayana. > > Kita harus mengetahui ajaran-ajaran Hinayana dan menguasainya agar > dapat menolong makhluk lain. Pada dasarnya, seorang pengikut Mahayana > harus mengetahui ajaran-ajaran "Hinayana" bahkan lebih baik daripada > seseorang yang menjadi pengikut Hinayana saja. > > Dikutip dari ceramah Dagpo Rinpoche tentang Ikrar Bodhisattva > copyright @kadamchoelingbandung > ============================================ > ========================== > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
