Salam Sukses bro Tejakalyano & Semuanya
Terima kasih atas saran dan komentar positifnya atas telesinema Mutiara Jingga, Ijinkan saya mewakili team Mutiara Jingga untuk menjawab dan menanggapi saran positif ini. 
 
Penayangan telesinema Mutiara Jingga bukan merupakan akhir dari proses perjuangan yang telah dilakukan oleh teman-teman sejak tahun lalu.  Kita juga sangat berbahagia akhirnya telesinema ini berhasil ditayangkan di TVRI yang menjangkau seluruh nusantara.  Mungkin juga merupakan kebahagiaan semua umat buddha yang sempat menonton telesinema tersebut
Merupakan mimpi bagi kita semua terutama team telesinema Mutiara Jingga adalah untuk dapat membuat program ini secara berkesinambungan, mutiara jingga II, III dan selanjutnya tapi kita yang berada dalam team ini sadar sepenuhnya dan meminggirkan idealisme atau cita-cita yang terlalu tinggi dan muluk. 
 
Perlu diketahui bahwa kita yang ada dalam team telesinema ini masih sebagai seorang karyawan dan pengusaha pemula, buntut-buntutnya adalah masalah dana lagi yang menurut bro memandang laut waktu itu adalah masalah klasik.
 
Tapi memang itulah masalah terbesar yang kita temui, kita mempunyai kinerja dan semangat yang tinggi, tetapi akhirnya jika dihadapkan dengan masalah dana yang besar, maka kita juga akhirnya agak memadamkan sedikit api semangat & idealisme itu.  Untuk membuat sebuah telesinema seperti Mutiara Jingga dibuthkan dana yang tidak sedikit, sebagai informasi saja telesinema Mutiara Jingga, yang ada yang beranggapan biasa-biasa saja dan pesan dharmanya tidak luas dan konkrit  telah menghabiskan dana +- Rp. 200 juta dan itu pun belum termasuk biaya penayangannya di TVRI
 
Ok, Just forget the past,  Akhirnya saya dan team sangat berterima kasih kepada teman-teman yang telah berpartisipasi dan menonton telesinema buddhis ini serta memberikan masukkan-masukkan yang sangat berarti. 
 
Dukungan anda dalam bentuk & saran sangat kami tunggu, tapi dengan saran, kritik maupun dukungan moril saja tidaklah pernah cukup, karena ada yang maha penting yaitu DANA  sehingga Mutiara Jingga II, III dan seterusnya bukanlah sekedar mimpi
 
Sukses n Bahagia Selalu
Heru
 

erny <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

namo buddhaya,

terima kasih ya atas dukungan nya semoga ini menjadi langkah awal dari
kemajuan kita untuk menyebarkan dharma ke teman - teman.

mettacittena,
erny hamsah

----- Original Message -----
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: Dharmajala Moderator <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, June 01, 2005 9:32 AM
Subject: telesinema


> Namo Buddhaya
>
> oh ya, saya lihat Bung Jimmy Lominto adalah moderator Dharmajala, kalo
> ngakk salah Penulis Skenaria Telesinema Mutiara Jingga ya ?
> begini , waktu waisak kita khan ada nonton Telesinema "Mutiara Jingga".
> mungkin teman teman ada masukkan buat mereka yg bikin telesinema ini yang
> membangun. agar ada terus menerus (berkesinambungan) dan semakin lama
> semakin OK punya.
>
> Sukses untuk PROMABI !
>
> Salam Metta
> Tejakalyano
>
>
>
> DISCLAIMER :
>
> The information contained in this communication (including any
attachments) is privileged and confidential, and may be legally exempt from
disclosure under applicable law. It is intended only for the specific
purpose of being used by the individual or entity to whom it is addressed.
If you are not the addressee indicated in this message (or are responsible
for delivery of the message to such person), you must not disclose,
disseminate, distribute, deliver, copy, circulate, rely on or use any of the
information contained in this transmission.
>
> We apologize if you have received this communication in error; kindly
inform the sender accordingly. Please also ensure that this original message
and any record of it is permanently deleted from your computer system. We do
not give or endorse any opinions, conclusions and other information in this
message that do not relate to our official business.
>
>



Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya.

Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan;
tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh.
Kami mengikuti jalur perhatian penuh,
latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam
agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian.
Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami.




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke