Tergantung. Kalau yang cerai dan patah hati akhirnya jadi ok melalui Bhiksu dan Bhiksuni ya tidak ada masalah.
Yang jadi masalah Jadi Bhiksu dan Bhiksuni tapi tidak pernah belajar. tidak meningkat pengertian dharmanya. ini yang repot. Perlu dijitak. Kalo pindapata kita boikot. Tapi kalo udah jadi Bhiksu dan Bhiksuni, malah lebih mengerti hidup ini. dan Pengertian Dharmanya semakin meningkat. Kita harus banyak belajar dari mereka. Thank you Tsukudu --- In [email protected], "EasyCoolSmart" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Thanks khususnya utk yg cerai & patah hati. > Akhirnya mengambil jalan OK utk menjadi bhiksu & bhiksuni. > Inilah lokomotif Dharma, betulll? :) > > ----- Original Message ----- > From: Tsukudu > To: [email protected] > Sent: Thursday, June 09, 2005 12:38 > Subject: [Dharmajala] Fwd: Re: Pengusaha Buddhis > > > > Orang-orangan yang disawah juga memutar roda dharma. karena > tanpa mereka. Kita sangat sulit mendapat makanan. Jagung, > Padi bisa disikat sama Burung Burung. > > Katanya Dharma yang membumi. he he he. > > > > > > > --- In [email protected], "EasyCoolSmart" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Tapi maksudnya karena jual daging/bakmi/bakso sebagai bagian > memutar roda Dharma atau gimana? > > "kemungkinan pemutaran roda Dharma sudah lama macet." Berati hanya > kemungkinan yah? Belum pasti yah? > > Tapi ngga apa", syukurlah, karena toh tidak macet. Cuma jalanan > Jabodetabek saja yg macet. > > > > Oh yah, Li Zhia Cheng itu orang Suku Tio-Ciu lhooo. > > Beberapa tahun lalu, sodara saya ikut meeting Suku Tio-Ciu se- dunia > [mewakili daerah di Indonesia] di Hong Kong & semua disponsori oleh > Li Zhia Cheng. > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
