Komentar anda sangat kritis… good
point.
Well, mari kita sportif… nah…sekarang
anda sudah tahu tujuannya (salah satunya untuk membangun sekolah), so kira-kira
anda mau ikutan berdana berapa ? 1 pelita juga boleh kok, yg penting ikhlas. Mudah2an
diantara kita tidak ada yg menjadi anggota NATO (no action talk only).
-agusman-
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of EasyCoolSmart
Sent: Thursday, June
16, 2005 7:03 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Dharmajala] Sejuta
Pelita
Yah, komentar saya adalah jelas seperti di bawah.
Jika ada yang bisa menjelaskan bahwa tidak sia2, khan
silahkan saja.
Buktinya: ketika Sdri. San San bilang utk sekolah
& vihara, saya memberikan respon positiv koq.
Kemudian saya mengkritik masalah broadcast. Jika
terbukti bahwa ada ketidaksamaan isi braodcast antara di Kompas & Suara
Pembaruan.
Berarti salah siapa? Yg memberikan info atau saya yg
membaca & kemudian memberikan kritik.
Mengapa, ketika ada kesalahan/kekeliruan yg
dikritik... justru yg mengkritik lah yg disalahkan??? Bukan yg membuat
kesalahan?
Data & fakta yg saya jadikan bahan pembicaraan
jelas.
Awalnya saya hitung; jika harga 1 buah lilin adalah Rp
100 - artinya 1 juta lilin akan bernilai: 100 juta.
Kemudian Sdr. Bachtiar Ismail memberikan info
bhw harga 1 lilin adalah Rp 10,000.
Saya hitung lagi, berarti total yg dikumpulkan
bernilai Rp 10 milyar.
Lha utk acara demikian mengumpulkan 10 M, bukankah
lebih baik utk membangun sekolah?
Kalo jawabannya benar utk sekolah, yah bagus dong...
Saya akui koq ketika Sdri. San2 bilang "jika tdk salah".
Tulisan saya masih ada di bawah "Senang sekali dengan tujuan utk bangun
sekolah."
Namun saya khan berkomentar berdasarkan data &
info yg ditulism, tidak berasumsi.
Ketika ada data koreksi masuk, yah kita harus
mengakuinya.
Kalo semuanya hanya berdasarkan asumsi positiv, apa
jadinya? Salah pun bisa jadi benar & benar dibenar2kan...
===============================
----- Original Message -----
Sent: Thursday, June
16, 2005 18:26
Subject: RE:
[Dharmajala] Sejuta Pelita
Saya menerima kritik
karena telah menulis sesuatu yang jelas seperti "dan lainnya"
Karena saya tidak tau
pasti sisanya ini digunakan untuk apa, maka saya tulis "dan lainnya"
tapi yg jelas, kita tdk
boleh melontarkan hal2 yg negatif tanpa mempertimbangkan fakta2 atau data2 yang
ada.
Saya merasa lontaran Anda
tsb ini mungkin akan memberikan pendapat negatif kepada org lain:
"Huah... berarti totalnya Rp 10,000,000,000
Acara ul-tah ini utk lilin saja 10 milyar.
Lilin 10M dibakar habis; mengapa ngga disumbangkan utk bikin
sekolah saja?
Kalau kita hitung secara kasar aja, harga lilin sebanyak 1jt pcs,
tdklah senilai 10M. Maka saya hanya berusaha menjawab email Anda yang
bernada negatif tsb.
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of EasyCoolSmart
Sent: Thursday, June
16, 2005 5:08 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Dharmajala] Sejuta
Pelita
Kalo memang [kan belum confirm] begini
tujuannya, what a great!!!
Sayangnya cuma, tidak dipublikasikan...
Saya cuma berkomentar berdasarkan tulisan2 di bawah
[Suara Pembaruan]. Kemudian ini "Sisanya
pastilah dipakai untuk koordinasi acara, dan lainnya."
Senang sekali dengan tujuan utk bangun sekolah.
===============================
----- Original Message -----
Sent: Thursday, June
16, 2005 16:48
Subject: RE:
[Dharmajala] Sejuta Pelita
setahu saya dana yang diperoleh akan digunakan untuk
membangun sekolah buddhist/wihara gitu. di aceh dan tidak menutup kemungkinan
di daerah lainnya. (koreksi yach... kalo info yang saya dapat salah).
Kalo ini adalah a waste,
berarti di vihara2 tdk usah lagi ada lilin atau dupa yg dibakar, tdk perlu ada
persembahan bunga dan lainnya.
dana yg ditargetkan bisa
dikumpulkan memang sebesar 10 milyar, tapi lilin-nya yg dibakar tdk
seharga 10 milyar.
Sisanya pastilah dipakai
untuk koordinasi acara, dan lainnya.
Yang penting kesukarelaan
kita berpartisipasi dlm acara ini...
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of EasyCoolSmart
Sent: Thursday, June
16, 2005 2:00 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Dharmajala] Sejuta
Pelita
Huah... berarti totalnya Rp
10,000,000,000
Acara ul-tah ini utk lilin
saja 10 milyar.
Lilin 10M dibakar habis;
mengapa ngga disumbangkan utk bikin sekolah saja?
===============================
----- Original Message -----
Sent: Thursday, June
16, 2005 13:11
Subject: RE:
[Dharmajala] Sejuta Pelita
Satu lilin IDR
10.000,00 saja
Mau daftar? Japri
aja
-----Original Message-----
From: EasyCoolSmart
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, June
16, 2005 12:31 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Dharmajala] Sejuta
Pelita
Kalo 1 lilin Rp 100,
berarti Rp 100,000,000 dong?
**
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang
menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat
fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan
tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala
sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta
kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain
pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa
syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Discover
Yahoo!
Have fun online with music videos, cool games, IM & more. Check
it out!
**
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang
menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat
fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan
tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala
sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta
kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain
pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa
syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
** Menyadari
apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar
diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang
menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat
fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan
tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala
sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta
kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain
pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa
syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
**
Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang
menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat
fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan
tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala
sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta
kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain
pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa
syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
** Menyadari
apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar
diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang
menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat
fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan
tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala
sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta
kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain
pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa
syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
|