--- In [email protected], "Suhendra Sulistyo" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 1. Silahkan ber-ehipassiko ke Vihara Nan Tien Temple (Wollongong, 
New South
> Wales, Australia), yang juga disebut sebagai one of the largest 
buddhist
> monastery in southern hemisphere.
> 

Tsukudu :
Saya tahu Wollongong, New South Wales, Australia. 


> 2. Apakah anda pernah berdiskusi secara langsung dengan penulis 
artikel
> sehingga anda tau persis apa yang dimaksud oleh si penulis di 
tulisan
> tersebut ? Ataukah pendapat tersebut adalah hasil pengertian anda 
sendiri ?
> Karena kalau kesimpulan saya berdasarkan hasil pembicaraan saya 
dengan
> anggota organisasi ini yang berjubah bhiksu/bhiksuni, dan tidak 
menunjukkan
> hasil sesuai dengan pengertian anda.

Tsukudu :
Saya telah mempelajari Buddhisme. sejak tahun 1999 saya tertarik 
kedalam Buddhisme. Apa yang saya ketahui tentang Buddhisme
sesuai dengan artikel artikel tersebut. Saya mengirim ke milis. 

Saya sengaja tidak mau mentranslate kedalam Bahasa Indonesia.
Biar para pembaca yang menilai sendiri. Dan saya percaya 
Para pembaca walau mempunyai Bahasa Inggeris Yang pasif tapi
masih dapat mengerti tulisan tersebut.

mengenai kesimpulan anda, Anda sendiri yang tanggung jawab. 

> 
> 2. Anda kalau sudah familiar dengan kegiatan organisasi ini, anda 
pasti
> sudah mengikuti kegiatan group kesenian organisasi ini kan yang 
terdiri dari
> bhiksu2 dan bhiksuni2 di Taiwan yang dilatih memainkan alat musik, 
paduan
> suara, dan baris berbaris untuk naik ke panggung memberikan show2 di
> kota-kota besar dunia dengan alasan untuk mempopulerkan Budhis. 
Apakah
> mereka sedemikian banyak waktu luangnya sehingga mempunyai waktu 
untuk
> berlatih alat musik, bergladi resik baris berbaris dan berlatih 
memberikan
> hiburan di panggung ? Jawaban yang saya dapatkan dari salah satu 
pengurus
> senior organisasi ini mengenai pertanyaan ini adalah " inilah yang 
disebut
> Humanistic Buddhism". Bagaimana pemikiran anda sendiri ?
> 

Tsukudu :
Tidak ada agama atau aliran yang benar benar Murni, Suci, 
paling benar. Aliran Aliran Seperti Sai Baba, Lu Shen Yen
bahkan Dalai Lama sekalipun. Penuh dengan isu. Dan mereka 
semua mempunyai pengikut. 

Demikian juga di Indonesia. Saling Tunding, Tunjuk. Bahwa
agama dan alirannya paling benar. 

Yang jelas mereka bergerak. Kita diam aja. Dan berdebat terus. 
mereka melakukan aksi aksi Buddhies, kita masih bongkar bongkar
kitab Suci. Mereka sudah menapak ke Afrika. Kita ke Papua 
saja masih susah.

Bagi saya Master Hsing Yun dengan Fo Guang Shan nya patut
diberi anjungan Jempol. Kalau anda tidak sependapat ya itu
hak hak anda. Anda mau ke mana aliran mana silahkan saja. 


> 3. Saya belajar bahasa inggris di Australia, karena tinggal disana 
hampir 12
> tahun, kemudian saya juga belajar inggris sewaktu bekerja di Canada 
dan New
> Zealand. Kalau boleh tahu anda belajar bhs inggris dimana ?
> 
> Suhendra Sulistyo.
> Bachelor of Business (Swinburne University)
> Graduate Diploma of International Business (Monash University)
> Master of Finance (RMIT University)
> Master of Business Administration (Monash University)

wow. 12 years. Kalah hebat saya dengan anda. 
Saya cuman lulus kuliahan di Jakarta.
Tapi saya pernah di Rio de janeiro, Cape Town, Hongkong,
Seoul, Tokyo. tinggal disana rata rata diatas 2 bulan. 

Thank you
Tsukudu 

> 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected] 
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On
> Behalf Of Tsukudu
> Sent: Tuesday, June 21, 2005 11:50 AM
> To: [email protected]
> Subject: [Dharmajala] Re: Faith is Treasure - Ven Master Hsing Yun
> 
> inilah yang disebut org bodoh bilang pembodohan orang orang.
> 
> Inggeris masih Engelis tapi sudah merasa pandai.
> 
> Di Africa Mobil rusak = "My car was gracak Grodok Grodok"
> 
> Faith apa itu Faith ? Didalam tulisan Master Hsing Yun tidak 
> ada pengertian percaya. Dalam kamus ya Faith = Percaya.
> Anda benar secara dictionary.
> 
> Faith yang dimaksud dengan master Hsing Yun berhubungan
> dengan Confindence atau percaya diri. 
> 
> Seseorang datang melangkah ke vihara juga bisa dikategorikan
> dengan Faith. Seseorang bernamaskara didepan Rupang Buddha
> juga boleh dikatakan Faith. 
> 
> 2. Vihara mana yang telah anda kunjungi kelompok asuhan artikel ?
> yang anda katakan
> You Wrote :
> "Saya sudah mengunjungi vihara2 organisasi kelompok asuhan penulis 
> artikel"
> 
> Perlu diketahui. Artikel ini saya ambil dari Fo Guang shan Taiwan.
> Fo Guang shan mempunyai cabang di seluruh dunia. tapi tidak ada 
> cabang di Indonesia. Fo Guang Shan mana yang anda kunjungi ?
> 
> Akhir kata, Belajar dulu deh bahasa inggeris yang benar. 
> Inggeris anda masih pake kamus. 
> waktu naik mobil dengan Bule. ngomong sama bule , "Ganti Gigi biar 
> bisa cepat !" Gigi diartikan ke inggeris teeth. alhasil orang 
> Bule itu ngakak. So stupid this guy !
> 
> Tsukudu
> 
> --- In [email protected], "Suhendra Sulistyo" 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Yah beginilah salah satu proses pembodohan orang-orang. 
> > Selalu menekankan "FAITH" dengan embel2 faith ke ajaran buddha 
> supaya
> > kelihatan lebih halus. 
> >  
> > Coba diperhatikan lebih konsentrasi ke kata2 dibawah ini yang 
saya 
> kutip
> > dari artikel tsb:
> > "To have faith is to uphold and observe the truth. To have faith 
is 
> to
> > practice the teachings of the Buddha without doubt. By having 
> faith, our
> > body and mind will be purified. By having faith, we will have 
> unlimited
> > strength."
> >  
> > Mari kita pikirkan apa itu hubugannya kalau punya 
keyakinan/percaya 
> pasti
> > kita menjalankan kebenaran, kalau punya keyakinan pasti kita 
> menjalankan
> > ajaran Buddha tanpa ragu, kalau punya keyakinan badan dan pikiran 
> kita akan
> > disucikan. 
> >  
> > Orang-orang yang bunuh diri dengan mengajak orang lain (suicide 
> bomber) itu
> > keyakinannya tinggi sekali bahwa mereka berbakti ke agama mereka, 
> sehingga
> > mereka bisa dibodohi untuk membunuh orang lain apakah mereka 
badan 
> dan
> > pikirannya menjadi suci?. Keyakinan itu juga adalah pisau bermata 
> dua,
> > sayang sisi satunya tidak dijelaskan di artikel dibawah ini 
dengan 
> baik
> > (sama sekali tidak). Bedanya kalau artikel ini seperti pada 
umumnya
> > tujuannya memang tidak semulia (menurut yang percaya/yakin) para 
> pem bom
> > bunuh-diri itu, melainkan Dana (uang/materi). Saya tidak pernah 
> membaca
> > dimana sang Buddha meminta murid-muridnya supaya mempunyai 
keyakinan
> > terhadap ajarannya sendiri. Malah selalu ditanamkan konsep 
> ehipassiko dan
> > kalama sutta. Konsep "Keyakinan" inilah yang selalu dipakai oleh 
> para
> > penjaring umat sebagai cara terampuh menakuti orang-orang supaya 
> ikut jalan
> > yang benar (maksudnya jalannya dia sendiri, yang lain itu sesat). 
> >  
> > Saya sudah mengunjungi vihara2 organisasi kelompok asuhan penulis 
> artikel
> > ini dan yang saya temukan adalah kebanyakan intinya  anjuran 
berdana
> > (tersedia daftar tarifnya) dan poster akibat karma baik/buruknya 
> (yang
> > mereka akui sendiri bukan bagian dari sutra Buddha setelah saya 
> tanya secara
> > detail) berdana ditempel dikotak dana yang tersedia dimana-mana. 
> Kalau kita
> > lihat patung sang Buddha/bodhisatva dipajang di hotel2 berbintang 
> sebagai
> > tempat sabun atau sebagai penghias suasana di bar, mungkin kita 
> tidak heran
> > karena ketidak mengertian mereka. Tetapi kalau di suatu vihara 
kita 
> lihat
> > patung bodhisatva difungsikan sebagai penghias kebun seperti yang 
> telah
> > mereka terapkan, apakah kita merasa terjamin bahwa mereka 
mengerti 
> apa yang
> > mereka ajarkan sendiri.
> >  
> > Jangan mudah percaya/yakin terhadap apapun termasuk terhadap 
> tulisan saya
> > ini. lihat dan buktikan sendiri. itulah yang sebaiknya kita 
> jalankan 
> >  
> >  
> >  
> >   _____  
> > 
> > From: [email protected] 
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
> > Behalf Of TSUKUDU -
> > Sent: Monday, June 20, 2005 2:26 PM
> > To: [EMAIL PROTECTED]; [email protected];
> > [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [Dharmajala] Faith is Treasure - Ven Master Hsing Yun
> >  
> > 
> > Faith is Treasure 
> >  
> > Once upon a time, a philosopher was swimming in a lake when all 
of 
> a sudden,
> > a current pulled him under. As he frantically struggled to stay 
> afloat, a
> > thought entered his mind: "I am a philosopher, so I should not 
> panic when
> > faced with a life and death situation." When he began to relax 
his 
> body and
> > mind, the water's buoyancy pushed him to the surface and he was 
> able to swim
> > back to shore under his own power. This story shows that when one 
> has faith
> > in oneself, one will have infinite strength. 
> > Faith and confidence are our inner treasures. If we have belief, 
we 
> will
> > have faith. If we have faith, we will have unlimited resources. 
The 
> problem
> > with today's society is that people have limited themselves by 
> searching for
> > resources from without. Even if there were an abundance of 
material 
> supplies
> > in our world, they would eventually run out. The energy shortage 
> has become
> > a crisis for many countries, which forces them to send experts 
into
> > undeveloped areas in search of a solution. In actuality, we are 
all 
> experts
> > in excavating new resources, as long as we are able to look 
within 
> instead
> > of without. If we are willing to uncover our inner treasure, our 
> lives will
> > be enriched indefinitely by our faith. 
> > To have faith is to have unwavering confidence. To have faith is 
to 
> uphold
> > and observe the truth. To have faith is to practice the teachings 
> of the
> > Buddha without doubt. By having faith, our body and mind will be 
> purified.
> > By having faith, we will have unlimited strength. In chanting the
> > six-syllable dharani, "Om Mani Padme Hum," mispronunciation will 
> not alter
> > the effect of the dharani, if the chanter is sincere and focused. 
> This is so
> > because of the power that is inherent in the chanter's 
> unquestionable faith.
> > 
> > In addition to confidence, credibility is a very important human
> > characteristic. A person who is confident and credible will be 
> successful in
> > whatever he does. In order to eliminate conflict, contradiction,
> > discrimination, and the illusion of gains and losses, one must 
have 
> faith.
> > The Avatamsaka Sutra says, "Faith is the foundation of the right 
> path, the
> > mother of all merit. It nourishes the root of all that is good." 
> Without
> > faith, one would not set foot on the path to enlightenment. By 
being
> > skeptical and doubtful, one will not have a glimpse of the 
ultimate 
> Truth. 
> > Faith is like a ray of light that will show us the way when we 
are 
> lost in
> > darkness. Faith is like sunshine that will brighten our day when 
we 
> are
> > feeling down and out. Faith will rekindle our hopes when we have 
> failed
> > miserably. The Song of Faith reminds us, "One should acquire 
> worldly wealth
> > with the hand of faith. One should cross the vast ocean with the 
> boat of
> > faith. One should grow plenty of fruit with the root of faith. 
One 
> should
> > receive unlimited treasure by entering the gate of faith. To have 
> faith is
> > to have hope; to have confidence is to have strength. Faith is 
the 
> source of
> > all virtues, the caregiver of wisdom. There is unlimited treasure 
> in faith
> > and confidence." 
> > We are our own worst enemy. When we lack self-confidence, we are 
> doomed to
> > failure. However, if we have faith in ourselves, we will not only 
be
> > successful in our worldly endeavors, we will also acquire the 
> worldly karma
> > necessary for enlightenment. Therefore, in this world, there is 
> nothing more
> > precious and valuable than faith and confidence.
> >  
> > 
> 
**********************************************************************
> **
> > DISCOVERING THE DHARMA. By : Master Hsing Yun 
> > Some People believe dharma to be profound, Something has to
> > incomprehensible. 
> > This is not the case at all. The Dharma is something we all can 
> understand
> > and use. 
> > The Dharma is a guiding light which can help us to better evalute 
> the
> > material, Social, 
> > and spiritual aspects of life
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> > http://mail.yahoo.com 
> > 
> > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di 
dalam 
> diri
> > saya maupun di luar diri saya **
> > 
> > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
> menanami
> > taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi 
> pengertian dan
> > cinta kasih yang kokoh **
> > 
> > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
> memahami
> > secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, 
sehingga 
> terbebas
> > dari belenggu kelahiran dan kematian **
> > 
> > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
> penuh welas
> > asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun 
sore 
> hari,
> > membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama 
> melepaskan
> > kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan 
> orang tua,
> > para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
> > 
> > 
> > 
> >   _____  
> > 
> > Yahoo! Groups Links
> > *   To visit your group on the web, go to:
> > http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
> >   
> > *   To unsubscribe from this group, send an email to:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > <mailto:[EMAIL PROTECTED]
subject=Unsubscribe> 
> >   
> > *   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
> Service
> > <http://docs.yahoo.com/info/terms/> .
> 
> 
> 
> 
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam 
diri
> saya maupun di luar diri saya **
> 
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
menanami
> taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi 
pengertian dan
> cinta kasih yang kokoh **
> 
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
memahami
> secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga 
terbebas
> dari belenggu kelahiran dan kematian **
> 
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
penuh welas
> asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore 
hari,
> membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama 
melepaskan
> kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan 
orang tua,
> para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
> Yahoo! Groups Links




** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke