He... jadi ingat seminar ada apa dengan aku, dimana Bhante Uttamo bilang saya tidak menjawab dan kamu tidak mendengarkan yang ada hanya jawaban itu sendiri.
Menurut saya ambil saja, toh agama Buddha mengajarkan Dhamma, ada umat atau tidak Dhamma itu tetap ada koq. Mungkin memang karma baik si anak lagi berbuah walaupun ada juga karma buruknya (mendapatkan sesuatu yang tidak diinginkan). menurut saya ambil aja, duit boo (hari gini nolak duit ke laut aja). Lagipula kasih kesempatan si paman untuk berbuat baik. Ini kan ajaran para Buddha (Tambahlah kebajikan). Masalah agama nanti urusan nanti buat apa sibuk dengan paradigma atau jubah yang namanya agama> wong di dalam diri si anak sudah ada benih kebuddhaan. Gitu aja for today --- SWLiang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Masalah uang tidak akan ada habisnya... > kenapa tawarannya 2x lipat tidak 3x ato 4x... > > Sampaikan saja... bahwa itu adalah cara2 orang "K" > untuk menarik umat. > Mintalah anak itu memikirkan... bahwa dibalik > "memberi uang" itu > pasti ada embel2nya... tanyakan sejelas2nya. > Jangan sampai si "X" ini nanti akan menjadi tidak > berbakti dengan > meninggalkan orang tua asuh sebelumnya... > > Salam metta, > Suwarno > > --- In [email protected], "EasyCoolSmart" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > It sounds like a "business" to me. > > Minta supporter alias or-tu asuhnya utk naik 2 > kali lipat juga. Nah > kalo si "K" bersedia menduakalilipatkan lagi dr 2x > pertama, baru > pindah. Jika kurang ofdol, "tawar" lebih tinggi > lagi. Intinya khan > hukum karma, berikan kesempatan yg benar2 baik > kepada si paman utk > berdana lebih banyak kepada si "X"; semakin dia > bersedia > melipatgandakan tunjangan, yah semakin baik buat si > "K"... > > > > ----- Original Message ----- > > From: Rida Waty > > To: [email protected] > > Sent: Tuesday, June 28, 2005 20:37 > > Subject: [Dharmajala] dilema > > > > > > Dear all, > > > > Sekuntum teratai untuk anda semua, Para calon > Buddha. > > > > saya mempunyai sebuah cerita yang ingin di bagi > ke bro > > & sis > > dan saya ingin minta solusi dari bro & sis. > > > > Sebut saja namanya si "X". > > Si X ini kira-kira berumur 15 thn. > > Si X adalah salah satu anak asuh di lingkungan > > buddhis. > > dan mempunyai keyakinan tinggi kepada Buddha > Dharma. > > Si X ini mempunyai seorang paman yang tinggal > serumah > > dengannya. > > dan paman dari si X ini adalah seorang "K". > > Paman si X ini sering mengajak si X untuk pindah > ke > > agamanya > > dengan tawaran bahwa jika si X pindah agama, > maka > > si X akan mendapatkan tunjangan sekolah 2 kali > lipat > > dari tunjangan yang di dapat dari anak asuh > sekarang > > ini. > > Nah, sekarang ini, si X lagi dilema. > > Apa yang harus diperbuatnya? > > Apakah harus mengambil tawaran dari paman, > dengan > > pura-pura > > pindah agama tapi dia masih berkeyakinan pada > Buddha > > Dharma? > > atau malah melepaskan tawaran pamannya dan tetap > > menjadi anak asuh yang sekarang ini? > > karena kita tahu bahwa hidup haruslah relaistis. > > > > Solusi dari bro & sis mungkin bisa membantunya. > > > > Thanks... > > > > RIDA > > > > > > > > > > > ____________________________________________________ > > > Yahoo! Sports > > Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy > Football > > http://football.fantasysports.yahoo.com > > > > > > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang > terjadi SAAT INI di > dalam diri saya maupun di luar diri saya ** > > > > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang > menakjubkan; tuk > menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; > serta membuat fondasi > pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** > > > > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan > tuk melihat dan > memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat > segala sesuatu, > sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan > kematian ** > > > > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh > cinta kasih, menjadi > penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap > pihak-pihak lain pagi > ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke > banyak tempat, > membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk > menanggapi dengan penuh > rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta > sahabat-sahabat > kami ** > > Yahoo! Groups Links > > > > > ____________________________________________________ Yahoo! Sports Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football http://football.fantasysports.yahoo.com ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
