Saudara-saudari seDharma, para warga milis Dharmajala, dan para anggota Komunitas Praktik Dharmajala (KPD),
Sekuntum Teratai untuk anda semua, para calon Buddha.
Ada beragam penjelasan tentang Engaged Buddhism atau Socially Engaged Buddhism (SEB). Jawabannya tergantung siapa yang menjawab.
Istilah "Socially" Engaged Buddhism yang muncul di era 80an merupakan penambahan kata "Socially" pada istilah Engaged Buddhism, sebuah gerakan yang berusaha kembali pada semangat awal ajaran Buddha yang digulirkan oleh Y.A. Maha Biksu Thich Nhat Hanh pada tahun 1963, semasa perang Vietnam, di mana:
Para biksu dan biksuni selama Perang Vietnam, dipaksa untuk milih:
Tetap meditasi sementara desa di luar wihara dibombardir atau nolong rakyat yang sedang menjerit-jerit kesakitan.
Mereka pilih keduanya:Tetap meditasi sambil nolong orang.
Program Dharmajala yang mengusung Hidup Berkesadaran dan Socially Engaged Buddhism jelas mempunyai definisinya sendiri yaitu:
1. Hidup Berkesadaran adalah upaya kita untuk menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi saat ini di dalam diri kita (tubuh, perasaan, bentuk2 pikiran, persepsi, dan kesadaran) dan di luar diri kita.
2. Socially Engaged Buddhism (SEB) adalah Agama Buddha yang terjun aktif ke dalam segala aspek kehidupan seperti urusan sosial kemasyarakatan, budaya, ekonomi, politik, perlindungan lingkungan hidup, dan sebagainya, namun yang dilakukan secara PENUH KESADARAN atau dengan PERHATIAN MURNI.
Landasan dari SEB Dharmajala adalah Hidup Berkesadaran. Karena kita menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi saat ini di dalam diri kita dan di luar diri kita (perusakan lingkungan, ketidakadilan sosial, kemiskinan, dsbnya), maka kita lakukan hal-hal yang dapat memperbaiki situasi-situasi itu, sehingga diharapkan terjadilah Transformasi Diri, Transformasi Sosial, dan Pelestarian Lingkungan Hidup. Jadi SEB Dharmajala bukanlah Protestant Buddhism, agama Buddha yang ikut-ikutan apa yang dikerjakan orang Kristen, bukan juga Social Activism, aktivisme tentang soal kemasyarakatan!
Berikut adalah penjelasan dari Y.A. Maha Biksu Thich Nhat Hanh pada saat sesi tanya jawab tanggal 20 Juli 1998 dalam retret musim semi 1998 yang saya terjemahkan dari transkrip ceramah tersebut.
Semoga bermanfaat.
Anumodana
JL
Bhante, dapatkah Bhante memberikan sedikit penjelasan mengenai apa yang Bhante maksudkan dengan "Engaged Buddhism?"
Engaged Buddhism is just Buddhism (peserta tertawa), sebab jika ia tidak engaged, tidak terjun aktif, ia tidak bisa disebut agama Buddha. Pencerahan anda akan berdampak terhadap diri anda maupun orang-orang yang ada di sekeliling anda. Saya pikir ada kesalahpahaman mengenai agama Buddha sebagai sesuatu yang menarik diri dari kehidupan sosial, kehidupan sehari-hari, dan itulah sebabnya mengapa orang menciptakan istilah Engaged Buddhism untuk memulihkan makna sejati agama Buddha. Agama Buddha adalah agama Buddha yang dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari kita dan bukan hanya dalam wihara, dalam ruang meditasi, dan lain sebagainya.
Terutama saat anda menemukan diri anda berada dalam situasi perang atau yang tidak berkeadilan sosial, ada kebutuhan nyata untuk membawa agama Buddha ke dalam kehidupan sosial seperti di Vietnam semasa perang. Saat itu jelas sekali anda harus membuat agama Buddha terjun aktif, sehingga kasih sayang dan pengertian menjadi sesuatu yang hadir nyata dalam kehidupan sehari-hari dan bukan hanya sekadar ajaran belaka dalam lembaga-lembaga Buddhis dan lain sebagainya. Saat desa anda dibom dan dihancurleburkan, dan ketika anak-anak dan orang-orang dewasa di desa anda menjadi pengungsi, dapatkah anda terus berlatih meditasi duduk dalam ruang meditasi anda? Mungkin
wihara anda belum dibom dan ruang meditasi anda masih utuh, tapi jika anda mendengar jerit tangis anak-anak dan orang dewasa desa anda, yang terluka dan tidak punya lagi rumah dan sarana untuk bertahan hidup, bagaimana bisa anda duduk bermeditasi di sana subuh, siang, maupun di sore hari? Itulah sebabnya mengapa anda harus menemukan cara-cara untuk membawa latihan anda ke dalam kehidupan sehari-hari. Anda harus keluar untuk membantu anak-anak dan orang dewasa yang terluka. Anda bisa melakukan apa saja untuk meringankan penderitaan mereka, tapi anda juga paham sekali bahwa jika anda mencampakkan latihan meditasi duduk, meditasi jalan, latihan Perhatian Murni anda, anda tidak akan mampu melanjutkan pelayanan anda untuk jangka waktu panjang. Itulah sebabnya sambil menolong para korban perang, anda
mencari berbagai cara untuk terus melanjutkan berlatih nafas berkesadaran, jalan berkesadaran, bicara berkesadaran. Kalau tidak, anda akan kehilangan diri anda sebagai praktisi. Itulah sebabnya mengapa Engaged Buddhism bukan hanya kerja sosial atau kerja meringankan penderitaan. Orang-orang yang melakukan kerja sosial atau kerja meringankan penderitaan bisa hanyut terseret ke dalam keputusasaan, kemarahan, kekecewaan. Jika anda adalah seorang engaged Buddhist sejati, semestinya anda tahu bagaimana menjaga diri anda agar tetap sebagai seorang praktisi saat melakukan berbagai hal untuk membantu orang-orang di dunia luar sana. Itulah sebabnya mengapa saya pikir Engaged Buddhism yang sejati berarti
mempromosikan latihan Perhatian Murni dalam segala domain kehidupan sosial kita.
Kita harus membawa latihan Perhatian Murni ke sekolah-sekolah, sehingga para guru maupun murid tahu bagaimana menjaga kedamaian mereka, suka cita mereka, dan kebersamaan mereka. Di sekolah dan universitas, para guru dan siswa mungkin sangat menderita. Ini adalah fakta. Itulah sebabnya mengapa kami telah mengusulkan pada banyak sekolah dan universitas untuk mendirikan Pusat Latihan Perhatian Murni di kampus dan banyak universitas yang telah mengontak kami untuk menanyakan bagaimana cara mendirikan Pusat Latihan Perhatian Penuh di kampus mereka. Sebuah Pusat Latihan Perhatian Murni adalah tempat di mana kita berlatih Perhatian Murni sebagai sebuah praktik non sektarian, non agama. Sepenuhnya mungkin untuk menawarkan Perhatian Murni sebagai sebuah latihan non
sektarian, non agama. Kami telah medirikan Pusat Latihan Perhatian Murni yang sudah terbukti berhasil. Tidak masalah anda berasal dari tradisi spiritual apa, anda bisa datang ke Pusat Latihan Perhatian Murni untuk berlatih dengan orang-orang di sana. Anda bisa berlatih sebagai orang Yahudi, orang Katolik, orang Protestan, dan lain sebagainya. Anda tidak harus mencerabut diri anda untuk memeluk latihan Perhatian Murni.
Di rumah sakit, latihan Perhatian Murni bisa dilakukan secara bersama oleh para dokter, pasien, dan perawat, karena jika mereka tahu bagaimana menikmati seni Hidup Berkesadaran, mereka akan menjaga diri mereka dan mereka dapat membantu semakin banyak orang, dan mereka tidak akan terkuras habis (burn out] setelah beberapa waktu. Jadi, orang-orang yang berkecimpung di profesi-profesi yang menolong orang lain, para pekerja sosial, dan lain sebagainya selalu dapat memperoleh manfaat dari latihan Perhatian Murni, sehingga mereka dapat mempertahankan soliditas mereka, suka cita mereka, kemerdekaan mereka, agar dapat membantu banyak orang.
Kami telah berusaha membawa latihan Perhatian Murni ke penjara dan kami menerima laporan bahwa di penjara orang-orang berlatih dengan baik sekali. Nampaknya mereka tidak punya alternatif-alternatif lain. Jika mereka berlatih Perhatian Penuh di
(Lonceng)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
