Syair Untuk Meditasi
 
Menghidupkan Lilin
 
Dengan menghormat pada Buddha yang tak terhitung jumlahnya,
Saya dengan tenang menghidupkan lilin ini,
Yang menerangi muka bumi ini.
 
     Di India dan di Negara Asia lainnya, kita mempersembahkan lilin, suara, wangi-wangian, dan rasa di altar. Kita biasanya membawakan lilin, bunga, semangkuk buah-buahan, dan dupa. Ketika kita menghidupkan lilin dengan kesadaran, maka kebodohan dan kelalaian secara alami akan melarut, dan bumi dengan sendirinya akan menjadi terang.
     Ada suatu cerita dalam kehidupan Buddha yang menggambarkan bagaimana dalamnya makna persembahan lilin. Suatu hari, Raja,Ratu, dan penduduk kota Sravasti ingin menghormat Buddha dengan menghidupkan ribuan lampu sekitar Biara Jetavana. Seorang pengemis wanita tua ingin memberikan persembahan, akan tetapi setelah sepanjang hari mengemis, ia hanya mendapatkan satu sen.Oleh karena itu ia memutuskan untuk tidak makan, dan membeli sedikit minyak dengan uang recehannya dan menuangkannya ke salah satu lampu yang ada di pintu gerbang biara. Pagi-pagi sekali, Yang Arya Maha Maudgayayana akan memadamkan lampu. Semua lampu telah padam kecuali satu lampu yang minyaknya dituang oleh wanita pengemis itu. Ketika Beliau mencoba meniupnya lagi, lampu itu semakin terang. Sebuah lilin yang dipersembahkan dengan kesadaran tidak akan memberikan sinar yang redup daripada minyak seorang pengemis tua yang dipersembahkan pada Buddha ratusan yang lalu.
     Meskipun gatha ini dikarang untuk menyalakan lilin di ruang meditasi, gatha ini juga dapat digunakan ketika kita menyalakan lilin dimanapun, seperti sewaktu kita berjaga untuk hak-hak azasi manusia. Gatha ini juga dapat digunakan ketika kita menghidupkan listrik.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Maha Bikhsu Y.A. Thich Nhat Hanh
"Saat ini Saat Terindah"


Ketika Bangun Pagi ini, Saya tersenyum
Dua puluh empat jam baru ada di depanku
Saya berjanji untuk hidup secara penuh perhatian dan berkesadaran pada setiap saatnya
Dan memandang semua makhluk dengan mata welas asih
 
Sekuntum teratai untuk anda, seorang calon Buddha .


Start your day with Yahoo! - make it your home page

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke