Hello,

Mungkin ini bukan usul yang bagus.

Bagaimana kalau meditasinya di fokuskan pada bagaimana mengembangkan bisnis?

Yah anggap "mengembangkan bisnis" sebagai objek meditasi.

Bisa juga kalau misalnya ada masalah dengan karyawan, trus dibuat "mengatur
karyawan" sebagai objek meditasi.

Trus misalnya ada masalah dengan pelanggan, "cara menarik pelanggan"
dijadikan objek meditasi.


Thanks,

Yenny Tan

>    From: safira luiz <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Selamat siang teman-teman seDhamma. Saya minta
> masukkan dari teman teman semua.
>
> Ada seseorang, sebut saja x, diajak ikut bermeditasi
> dan akhirnya dia tertarik dan mulai belajar meditasi
> rutin, brapa kali seminggu.
>
> Sampai suatu hari dia menyampaikan niatnya untuk
> mengurangi meditasi (yah sesekali boleh deh, ktnya)
> karena sejak dia melakukan meditasi rutin tersebut,
> gairah akan berbisnis dia perlahan-lahan mulai
> menghilang. MUNGKIN awalnya penuh dengan semangat
> tinggi berbisnis, ekspansi atau bersaing kini mulai
> redup. Ya jadi tidak bersemangat lagi.
>
> Sebelumnya thank u banget.
>
> Salam,



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke