Hello,
Saya pernah dengar
tentang penyakit itu. Kalau menurut saya sih itu bukan karma buruk. Tetapi
kebiasaan buruk dari kehidupan lampau. Saya pernah baca interview mengenai hal
itu, menurut orang yang mempunyai penyakit itu, entah kenapa dia merasa senang
saja kalau bisa mengambilnya tanpa membeli walaupun saat itu dia sanggup bayar.
Lalu tanpa sadar, barang itu sudah didalam tasnya. Jadi memang itu dilakukan
dengan niat.
Mungkin untuk
menyembuhkannya bisa via psikolog atau retreat meditasi.
Thanks,
Yenny
Tan
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]On Behalf Of Virasundari chen
Sent: Thursday, September 01, 2005 10:44 AM
To: [email protected]
Subject: [Dharmajala] mau tanyaSekuntum teratai untuk anda, calon Buddha...alo Bro & sis,Saya mau nanya, ada orang yang katanya punya penyakit suka mengambil milik orang lain (klo ga salah disebut lepto) meskipun dia orang yang mampu. Apakah ia memiliki karma buruk? Dan apakah dia melakukan dengan niatnya?Thanks.Dengan metta,VS
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
