|
Sdr. Saggadhana...
Saya juga ingin analisa/tanggapan Anda. Menurut analisa saya
[hipotesa semata], apakah pandangan mengenai Pacceka Buddha yg keliru ini juga,
sebagai penyebab timbulnya banyak sekte di dalam tubuh Buddhisme? Memang di
dalam Buddhisme sendiri lebih dominan doktrin dr pd dogma. Nah, tentang
kriteria: Samma-Sambuddha, Pacceka Buddha, & Savakha Buddha [sebagai
contoh], adalah dogmatis. Yg oleh kaum pengagum doktrinis akan menjadi bahan
refusal...
Thanks...
----- Original Message -----
Sent: Saturday, September 10, 2005
10:44
Subject: [Dharmajala] Re: Bisakah umat
yang tidak beragama Buddha mencapai nibanna?
--- In [email protected],
"EasyCoolSmart" <[EMAIL PROTECTED]...> wrote: > Bisa
dikonfirmasi??? > "Seorang Pacceka Buddha dapat lahir kapan saja (pada
saat ajaran Buddha masih ada maupun sesudah lenyap)." > Sepengetahuan
saya: Pacceka Buddha hanya akan muncul pada masa "kekosongan" Dhamma [tdk
adanya pembabaran Dhamma oleh seorang Samma Sambuddha]. Atau masa transisi
antara 2 Samma Sambuddha. >
Terima kasih atas koreksinya, saya
sendiri selalu beranggapan bahwa pacceka buddha mungkin muncul pada saat
buddha sasana masih ada, walaupun mereka tidak mungkin bertemu dengan
sammasambuddha secara face to face, namun setelah saya mencari informasi di
"Internet: maka saya temukan bahwa pacceka buddha tidak mungkin ada selama
buddha sasana masih ada.
Inilah beruntungnya kita belajar agama
pada saat sekarang karena tanpa bertemu muka dan pada tempat yang jauh
sekalipun kita bisa saling asah, asih dan asuh pengetahuan buddha dhamma
kita dan kita semakin maju didalam dhamma.
Terus terang, koreksi
anda telah merubah pandangan saya terhadap beberapa orang hebat dan
orang yang saya anggap suci (yang beragama lain)pada saat ini maupun yang
lalu. Bila mereka bukan pacceka buddha, siapakah
mereka???? Dengan demikian maka artikel yang saya
tulis perlu direvisi sedikit.
Lengkapnya atas
pertanyaan diatas dapat dibaca dalam kamus "Manual of Buddhist Terms and
Doctrines" by NYANATILOKA yang dapat dilihat pada alamat berikut ini
: http://www.palikanon.com/english/wtb/n_r/pacceka_buddha.htm
kutipannya
adalah :--------------------------
pacceka-buddha an 'Independently
Enlightened One'; or Separately or Individually (=pacceka) Enlightened One
(renderings by 'Silent' or 'Private Buddha' are not very apt).
This
is a term for an Arahat (s. ariya-puggala) who has realized Nibbána without
having heard the Buddha's doctrine from others. He comprehends the 4 Noble
Truths individually (pacceka), independent of any teacher, by his own
effort. He has, however, not the capacity to proclaim the Teaching
effectively to others, and therefore does not become a 'Teacher of Gods and
Men', a Perfect or Universal Buddha (sammá-sambuddha). -
Pacceka-buddhas are described as frugal of speech,
cherishing solitude. According to tradition, they do not arise while the
Teaching of a Perfect Buddha is known; but for achieving their rank after
many eons of effort, they have to utter an aspiration before a Perfect
Buddha.
Canonical references are few; Pug. 29 (defin.); A.II.56; in
M.116, names of many Pacceka-buddhas are given; in D.16 they are said to
be worthy of a thúpa (dagoba); the Treasure-Store Sutta
(Nidhikhandha Sutta, Khp.) mentions pacceka-bodhi; the C. Nidd. ascribes
to individual Pacceka-buddhas the verses of the Rhinoceros
Sutta (Khaggavisána Sutta, Sn.) - See bodhi.
See The Pacceka-Buddha,
by Ria Kloppenborg (WHEEL 305/307). ----------------------
Dengan
penuh metta Saggadhana
------------------------
Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your
favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~->
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam
diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam
kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan;
serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami
mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara
mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari
belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara
dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap
pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke
banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan
penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami
** Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go
to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*>
To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED]
<*>
Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
|