OK, sains bukan kebenaran sejati...
karena sering bisa dipatahkan, tapi setidaknya
kebenaran yang diajukan oleh sains dapat dibuktikan
dan dapat kita coba sendiri...pada satu saat... jika
bisa dipatahkan saya lebih suka menganggap itu sebagai
suatu kemajuan dan perkembangan

apa yang dikatakan/diajarkan oleh Sang Buddha dapat
kita buktikan semua ?? apakah benar adanya nibanna ?
apakah benar adanya suatu tempat tanpa wujud ? apakah
dengan mencapai ke-Buddhaan seseorang tidak akan
dilahirkan dan menikmati penderitaan lagi ?? sudah ada
yang pulang dari sana trus kasih tahu ke kita ?? 

apakah kita-kita dan Anda memiliki pijakan yang kokoh
atas teori Sang Buddha ? Setidaknya sains dapat
membuktikan teorinya ...

dan lagi apakah dapat dibuktikan semua yang dikatakan
oleh Sang Buddha itu benar ?? atau kita hanya telan
bulat-bulat teori yang ada ??

apakah dengan berbuat baik saya akan selalu
mendapatkan balasan yang baik-baik ?? (saya rasa tidak
deh)

jenuh dengan kenikmatan indria ??
apa sih kategori orang seperti ini ?? Para Bhiksu ?
atau Para Arahat ? atau bahkan Buddha sendiri ?

Kesannya untuk menjadi seorang umat Buddha kita harus
menjadi semacam dewa atau orang suci...
tidak bisakah kita menjadi seorang pengikut Ajaran
Buddha sejati sambil menjalani hidup ini, sambil
mencari nafkah, sambil menikmati perkembangan dan
kemajuan teknologi/ jaman ???

bukakah sering di kumandangan/di agungkan .. ajaran
Buddha adalah ajaran SEPANJANG MASA...

koq jadinya ketinggalan jaman dan tidak bisa
diadaptasikan pada kehidupan sehari hari sebagai
seorang manusia tentunya....

untuk sains yg bisa dipatahkan...

kebetulan saja Ajaran Buddha yang kita kenal berasal
dari Buddha Sakyamuni... nah coba kalau nanti kita
kenal ajaran Buddha dari Buddha Maitrea....
artinya yang kita tahu skr ini hanya berasal dari 1
sumber

sedangkan sains banyak sekali ilmuan,..banyak
percobaan,.. banyak sumber, banyak persepsi dan banyak
argumentasi... jadinya bisa saling patahkan...

yang pasti bumi berotasi pada porosnya dan beputar
mengelilingi matahari merupakan penemuan sains dan
belum bisa dipatahkan..dan ini adalah Dharma juga...





--- ching ik/ djoni <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> --- In [email protected], Yamin Prabudy
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Saya ingin coba diskusi dengan kk cong ik/
> djoni...
> > saya banyak snip snap ya ...
> > 
> >  > [/snap]
> > Apakah seorang yang mempelajari Ajaran Buddha
> tidak
> > boleh berkutat dengan kajian2 dan hal-hal duniawi
> ?
> > OK jangan pake kata "tidak boleh" deh rasanya
> extrim
> > Apakah seorang yang mempelajari Ajaran Buddha
> sudah
> > sudah tidak terlalu mengurus masalah duniawi ??
> > Emangnya yang mempelajari Ajaran Buddha itu
> tinggal di
> > mana ?? 
> > --------
> Cg ik 
> Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa orang yang
> mempelajari 
> Buddhisme sudah tidak mengurus masalah duniawi. Jika
> kita rangkaikan 
> keseluruhan ajaran Buddha, akan ditemukan bahwa
> ajaran Buddha 
> bersifat tahapan. Bagi mereka yang belum sanggup
> melepaskan 
> kemelekatannya pada kehidupan duniawi, sang Buddha
> mengajarinya 
> tentang hokum2 duniawi seperti perbuatan baik. Perlu
> diketahui 
> bahwa  kemelekatan terhadap noda batin para makhluk
> hidup adalah 
> persoalan yang dianggap paling serius bagi sang
> Buddha, itulah yang 



        
                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke