--- In [email protected], Gunawan Garuda Nusa <[EMAIL PROTECTED]
.> wrote:
>
> Tabekkkkkkkkk,3x
> 
> Yang budiman para netter yg membahas masalah ini,
> Semoga niat kalian yang mulia dapat menyebar dan tercerap oleh 
anggota milis ini.
> Semoga pendapat saya juga tidak menyinggung moderator.
> 
> Maaf... maaf .... sekali lagi maaf jika 
> pertanyaan dan peryataan saya menyinggung keberadaan media ini. 
Kalau toh akhirnya opini saya 
> dianggap bodoh dan atau tidak mengerti keberadaan milis ini anggap 
saja KENTUT yang di buang 
> tapi kebanyakan lingkungan(orang) tidak menerima karena bau.

kaum moderator justru harus lapang dada dan selalu berpikir tenang, 
urusan ini adalah urusan service, dan tentu saja tim moderator akan 
memberikan service terbaik, biarpun itu bau tidak enak sekalipun, 
begitu kan tim moderator?


ini hanya memberikan pengukuhan saja terhadap email bro Rinto

> 
> Pertanyaan dan peryataan saya adl:
> 
> 1.Jika memang jawaban ini ditujukan pribadi apakah tidak sebaiknya 
> teman2 budiman sekalian, apakah tidak sebaiknya via Japri saja?? 
> Kalau ini memang aturan main milis ini mohon maaf bagi moderator 
sekalian atas kebodohan saya.
> Setelah berkembang pembicaraan yg jauh atau tidak saya tidak 
merasakan 
> adanya pembatasan oleh moderator. Mengapa?? 

pembatasan tentu saja harus dilakukan, tapi sampai saat ini, 
perkembangannya cukup bagus, dan belum sampai taraf harus di 'cut' 
pembicaraan ini, kalau tulisannya sudah mulai ke hal-hal pribadi, nah 
itu baru disarankan lewat jalur pribadi. lagipula topik 'Matinya 
Hermeutika ....' masih terbuka kesempatan utk yg lain ikutan join 
berdiskusi, so masih dalam koridor aturan milist.


> 
> 2.Jika untuk kebebasan untuk pencerahan atau apapun itu MOnggo 
mawon...
> Tapi Ego saya keluar, mengatakan yang tertulis seperti ini.
> Apakah tidak sebaiknya ada pembatasan. 
> Akhirnya saya (atau kami jika diperkenankan) yang tidak merasa perlu 
menanggapi merasa 
> tersentuh pemikirannya: Apakah netter mengerti Etika bermilis atau 
saya yg tidak mengerti etika
> ber
> milis :O mohon penjelasan dari tang budiman sekalian.

yah, namanya juga ego, ini juga akibat dari leletnya internet plus 
email yg terlalu byk masuk.
ini hanya saran saja bro, Justru Bro Gunawan coba lihat diskusi di 
balik itu, sebetulnya topik itu justru masih di reply utk semua teman2 
di milist, hanya kebetulan topiknya saja di tulis dgn tanda kurung, 
contoh:  Matinya Hermeneutika Buddhis (untuk sdr. zugheliang), jadi 
persepsi mulai menjurus kok ini diskusi 2 arah yg perlu lewat japri.

memang ada baiknya teman2 di milist tidak menambahkan kurung terus di 
peruntukkan bagi seseorang, sehingga tidak muncul persepsi, lhaa itu 
kan utk zugheliang, bukan utk saya, saya pasti bete dung, padahal 
email di mailbox udah bejibul gini, ini hanya usul saja, utk 
mengurangi salah persepsi.

> 
> Terus terang saya merasa lelah menghapus posting2 yg sifatnya 
pribadi, meskipun
> saya mengatakannya tanpa mempertimbangkan adanya karma baik yang 
dihasilkan dari mendelete 
> mail/posting tsb. 


silakan baca posting secara turin di kirim otomatis oleh yahoogroups, 
disana ada cara utk setting posting menjadi digest, tidak perlu saya 
jelaskan lagi, namun apabila tidak mengerti juga, silakan menghubungi 
[EMAIL PROTECTED], tim moderator akan memberikan 
service terbaik utk anda.

> 
> Selanjutnya ada kalimat yang akan dapat menghancurkan tujuan milis 
yang mulia ini.
> Namun tak sanggup Ambo mengatakannyo.....

kalo memang ada, ini boleh via japri dgn tim moderator, email anda 
tetap akan menjadi masukan yg sangat bagus demi perbaikan milist dan 
kinerja milist. jgn sungkan2, justru saran, usul, dan kritik seperti 
ini membuat tim moderator bekerja lebih kompak dan baik, dan sekali 
lagi ini email yg bisa anda hubungi [EMAIL PROTECTED]
.


> 
> Mohon arahannya dari yang budiman sekalian yang lebih/telah terbuka 
wawasannya...
> 
> Salam,
> 
> Yang bertanya ....
> 


semoga bisa sedikit membantu

salam
maitri,





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke