Dasar namanya cerita ilustrasi, versinya menjadi bermacam2.
Yg pernah aku baca malah lain lagi versinya [ini sdh lama sekali].
~ 2 bhiksu sedang meniti jalan di tepian sungai
~ ada seorang perempuan di tengah sungai yg sdh nyaris tenggelam
~ bhiksu dilarang berenang, juga dilarang berkontak fisik langsung dgn wanita
~ berenang & menarik si wanita ke tepian sungai tentunya akan melanggar 2 aturan
 
Yah, tapi intinya cerita tetap tersampaikan lah.
----- Original Message -----
Sent: Thursday, December 01, 2005 22:51
Subject: Re: [Dharmajala] seorang bhiksu

Kalau saya tidak salah ingat ada sebuah cerita.

--------------------------------------------
Suatu ketika seorang Bhiksu dan muridnya sedang dalam
perjalanan pulang, pada saat hendak melewati sebuah
sungai mereka melihat ada seorang wanita yang juga
hendak menyeberangi sungai. Tapi si wanita tersebut
ragu-ragu...

Akhirnya Sang Bhiksu menawarkan diri untuk membantu si
wanita tersebut menyeberang..maka digendonglah si
wanita tersebut..
muridnya yang melihat hal tersebut tercengang....
dan dalam pikirannya berkecambuk banyak pertanyaan ...

sesudah sampai di seberang si wanita mengucapkan
terima kasih, bersujud dan berlalu pergi...

dalam sisa perjalanan si murid tidak dapat menahan
diri dan bertanya..kenapa sang bhiksu mengendong si
wanita untuk menyeberang..bukankah hal itu
dilarang..dsb dsb dsb dsb...

Sang Bhiksu menjawab "Loh kamu masih memikirkan hal
itu ?"

--------------------------------------------------------------
yah demikianlah cerita tersebut..kurang lebih saya
minta maaf..


metta,

yamin

--- Susy Muliawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> hai teman2,
> mohon pandangannya atas pengalaman saya yang kurang
> menyenangkan..
> sekitar 2 minggu lalu ketika saya pulang dari Batam
> menuju Jakarta dengan
> naik Garuda, saya bertemu dengan seorang bhiksu
> (saya pastikan Beliau adalah
> bhiksu mazab Mahayana dari jubah yang dikenakan).
> kebetulan Beliau duduk bersebrangan dengan saya,
> sama2 di gang.
> Dari pembicaraan beliau dengan laki2 di sebelahnya,
> Beliau baru saja
> memberikan ceramah di suatu vihara di Batam (mohon
> maaf saya tdk bermaksud
> menguping)
>
> Tiba saat makan malam diberikan (saya naik pesawat
> terakhir dari Batam),
> ternyata menunya adalah nasi goreng daging sapi
> giling + ikan masak saus
> putih.
> Sang bhiksu yang sudah menerima makanan tsb sempat
> bertanya ke pramugari
> apakah ada makanan vegetarian.
> Pramugrari menjawab "sebentar Pak."
> Tetapi saat pramugari baru saja meninggalkan Beliau,
> ternyata bhiksu tsb
> langsung menyantap menu yang disediakan tsb.
> Ketika saya perhatikan, ternyata Beliau mungkin
> sangat lapar sehingga
> menyantap hidangan tsb dengan lahapnya.
>
> *yang menjadi pertanyaan saya:*
> 1. Apakah bhiksu yang menganut mazab mahayana boleh
> memakan daging?
> 2. Apakah hanya bhiksu yang menjalani bodhisattva
> sila saja yang tidak
> memakan daging?
> 3. Apakah ada peraturan atau sila untuk anggota
> Sangha agar tidak menolak
> makanan / persembahan yang diberikan dari siapapun,
> tdk perduli makanan tsb
> adalah daging atau bukan? menurut saya, makanan di
> pesawat terbang bukanlah
> persembahan, tetapi bagian dari flight service
> 4. Apakah yang sebaiknya kita lakukan sebagai umat
> awam bila mengalami
> peristiwa seperti yang saya alami?
> 5. Salahkah saya kalau saya menjadi kecewa, krn
> terguncang dengan melihat
> peristiwa itu kurang lebih sekitar 1 minggu, padahal
> yang saya lihat cuma
> hal sepele, yaitu seorang bhiksu memakan daging,
> bukan membunuh ataupun
> berbuat asusila?
>
> Dari pembicaraan Beliau, saya bisa mengetahui jelas,
> dari Sangha manakah
> Beliau, tetapi tdk akan saya utarakan disini.
>
> Terima kasih sebelumnya.
> Susy
>





__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke