Namo Buddhaya,

Teman-teman se-Dhamma,
Setelah pulang menonton operet Come and See pada
tanggal 15 Jan 2006 lalu, anak saya yang berumur
5 tahun menanyakan sesuatu berdasarkan pengalaman
dia tentang apa yang terjadi dalam operet tersebut.

Dalam Operet tsb digambarkan seorang Pertapa yang
melambangkan salah satu kejadian yang dilhat Pangeran
Siddharta sewaktu keluar dari istana yakni: Orang tua,
Orang sakit, Orang Mati, dan Pertapa.

Nah, pertapa itu diperankan oleh seorang remaja
yang rambutnya ditutupi sehingga kelihatan "Botak".

Dari pengalaman tsb, anak saya bertanya sbb:
"Pa, mengapa Bhikkhu itu semua botak? Sedangkan
Buddha tidak botak?"

Pertanyaan yang demikian simple, namun tidak mampu
saya jawab sama sekali dan setelah saya pikirkan
pertanyaan anak saya secara mendalam, ternyata
pertanyaan ini memiliki cakupan sangat luas.
Anda dapat membayangkan arti pertanyaan ini secara
dewasa? Salah satu makna yang timbul dari pertanyaan
tersebut adalah:"Anda mengajarkan saya demikian,
mengapa Anda tidak demikian?"

Nah, mungkin teman-teman dapat memberikan masukan
berdasarkan Dhamma, bukan berdasarkan pikiran atau
ide anda sendiri.
Sehingga saya dapat menjawab anak saya yang berumur
5 tahun ini.

Mettacitena,
Sutedja

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke