Sdr/Sdri Ika Polim yang budiman,

Untuk menjawab pertanyaan Anda, silakan Anda bayangkan sebuah fungsi 
f(x) = 1/x. Nah coba Anda gambarkan fungsi tersebut dalam sebuah 
diagram koordinat Cartesius. Pertanyaan saya sekarang, kapankan 
grafik fungsi tersebut menyentuh atau berpotongan dengan sumbu x? 
Meskipun grafik itu akan semakin mendekati sumbu x, tetapi ia tidak 
pernah berpotongan dengan sumbu tersebut. Secara logika aneh bukan? 
Semakin mendekati tetapi tidak pernah bertemu? Tetapi ini sangat 
logis. Dalam matematika atau fisika modern, banyak logika yang 
bertentangan dengan "logika" awam. Begitupun juga dalam Buddhisme. 
Jika pertanyaan Anda tidak tepat, maka hanya akan membawa pada 
kebingungan. Oleh karena itu, kita harus memahami filosofi dengan 
baik. Pertanyaan saya, silakang Anda tunjukkan pada saya, dimana ada 
ajaran dalam Buddhisme, agar semua manusia tidak terlahir lagi di 
dunia ini? Jelas tidak ada ajaran semacam itu. "Manusia" itu adalah 
hanya sekedar nama. Kalau misalnya ada makhluk alien dengan kepala 
sebesar buah nangka, kulit berwarna hijau, dengan jari hanya tiga, 
kulit mulus licin tanpa bulu, dan lain sebagainya. Apakah Anda akan 
menyebutnya sebagai "manusia"? Padahal di planetnya, alien itu 
adalah makhluk paling cerdas dan bahkan dengan teknologinya sanggup 
menjelajah ruang angkasa hingga sampai ke bumi. Nah, apakah Anda 
tidak menyebut makhluk itu sebagai "manusia" hanya karena tampilan 
fisiknya. Bagaimana jika makhluk itu ternyata memiliki kesadaran dan 
wawasan yang sama, dan bahkan melebihi "manusia" di planet yang 
bernama bumi ini? Apakah jika demikian "manusia" tidak layak 
disebut "manusia" lagi, karena ada yang bersifat lebih "manusia"? 
Kemudian apakah manusia Cro-Magnon, Neanderthal, dan lain-lain yang 
merupakan moyang manusia tidak pantas disebut "manusia"? Meski 
primitif mereka telah mampu menciptakan peradaban.
Jadi jelas sekali pertanyaan Anda sangat rancu, karena makna 
kata "manusia" sendiri masih rancu. Pertanyaan yang juga rancu 
misalnya: "Jika saya memadamkan api, ke manakah perginya api? Apakah 
ke barat, timur, utara, selatan, atas, atau bawah?" Karena 
pertanyaannya sendiri tidak tepat, maka jawabannya juga tidak akan 
ada yang tepat. Api memang tidak ada lagi di tempat itu, tetapi 
apakah benar bahwa ia telah "berpindah" ke utara, selatan, barat, 
dan timur?
Filosofi Buddhis yang benar adalah mendukung agar semua makhluk 
terbebas dari dukkha dan bukannya agar tidak terlahir kembali di 
dunia ini. Itu tidak ada hubungannya sama sekali. 
Kalau Anda masih bingung silakan renungkan kembali fungsi f(x) = 
1/x. Jika sudah menemukan jawabannya Anda akan tertawa terbahak-
bahak. Saya tidak dapat menjelaskannya dengan kata-kata dan memang 
kata-kata tidak dapat dipergunakan untuk menjelaskannya secara 
sempurna. Oleh karena itu, saya hanya bisa memberikan analogi fungsi 
tersebut.
Anda mengatakan mengenai bumi yang "kosong," tetapi apakah "kosong" 
itu? Nah, sebagai analogi adalah mengenai apa yang dimaksud 
dengan "titik." "Titik" dalam matematika adalah suatu entitas yang 
tidak memiliki dimensi (panjang, lebar, atau tinggi). Nah, jika 
tidak memiliki dimensi, apakah berarti ia tidak ada? Tidak demikian 
halnya, karena lingkaran adalah himpunan titik-titik dengan 
jumlah "tak terhingga" yang berjarak sama terhadap suatu titik 
pusat. Menurut logika "kritis" Anda, tentunya tidak mungkin sesuatu 
yang tidak berdimensi (titik) dapat membentuk suatu yang berdimensi 
(lingkaran) bukan? Memang sesuatu terkadang terkesan tidak masuk 
akal, bila wawasan kita belum sampai ke sana.

Semoga analogi-analogi saya di atas bermanfaat.

Sekedar saran:

Pemikiran kritis memang bagus, tetapi ia bagaikan pisau. Bila Anda 
tidak mampu mengolahnya, maka tangan Anda akan terluka. Ini 
memang "bahaya"nya Buddhisme, yang bagaikan pisau, kalau kita salah 
menangkapnya akan menjadi senjata yang membahayakan diri kita.

Metta,

Tan


--- In [email protected], Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear All,
>    
>   Bro & Sis Semua Yg Berlindung Kpd Dhamma,
>    
>   Menurut Pengetahuan Yg Sy Dpt Smp Saat Ini Adalah : Bahwa 
Filosofi Buddhisme Mengenai Konsep Kamma Adalah Agar TERMUTUSNYA  
Lingkaran Kelahiran Kembali (Reinkarnasi), Sehingga (secara 
ringkas!) Seluruh Manusia (pd akhirnya) Mencapai NIBBANA !
>    
>   Nah! Kalau Ceritanya Seperti INI, Artinya "Bukankah Filosofi 
Buddhisme Mendukung Suatu Konsep "Agar Semua Manusia Tidak Terlahir 
Lagi Di Dunia Ini" ?
>   "Bukankah Filosofi Buddhisme Menginginkan Agar Bumi Kosong Dari 
Manusia '?
>   "Bukankah Filosofi Buddhisme Berniat Demikian Kpd Kita & Alam 
Semesta Ini ?!
>    
>   Maaf Kpd Semua Yg "Terganggu " Oleh Pemikiran Kritis Ini ! Thx.
>    
>    
> 
>               
> ---------------------------------
> Yahoo! Photos – Showcase holiday pictures in hardcover
>  Photo Books. You design it and we'll bind it!
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke