Seorang Buddha hanyalah seorang guru yang menunjukkan Jalan. Apakah jalan itu kita tempuh atau tidak adalah keputusan kita pribadi. Biarpun Buddha Sakyamuni hidup sampai sekarang tidak ada jaminan bahwa kita akan mencapai tingkat kesucian. Jangan berpikir dengan adanya Buddha kita bisa langsung mencapai tingkat kesucian hanya dengan mendengarkan dhammaNya, fyi yang di cerita tipitaka org yg mencapai kesucian setelah mendengarkan dhamma memang banyak tetapi yg tidak mencapai jauh lebih banyak. dan yg mencapai kesucian tersebut pun bukan karena mendengarkan langsung dari sang Buddha tapi karena memang karma mereka masing2 (mungkin di kehidupan dulu sudah mencapai sotapanna atau sakadagami). Jadi kembangkan lah sila samadhi dan panna anda sekarang agar dapat mencapai kesucian atau paling tidak memiliki karma yg baik agar bisa lahir di jaman yg sama dengan Buddha yang akan datang supaya anda bisa mencapai kesucian dengan mendengarkan dhamma saja.
----- Original Message ----- From: "C.Kallita" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, February 08, 2006 4:08 PM Subject: RE: [Dharmajala] Kemanakah Buddha Sakyamuni ? > Namo Buddhaya, > > Wah berarti kalo sudah mencapai Parinirvana tidak ada yg tersisa lagi > dong? > Jadi sisa peninggalan Buddha Sakyamuni sekarang adalah Dhamma doang dong. > Kalau benar ini terjadi, kenapa Buddha Sakyamuni tidak memiliki aspirasi > untuk dapat terus memberikan Ajaran-Nya secara langsung? Pasti Beliau > memiliki alasan yang sangat masuk akal, ada gak yah yang tahu kenapa? > > Sekalipun Seorang Buddha beraspirasi menyelamatkan mahluk, memang gak > mungkin dapat menyelamatkan mahluk hidup dari Samsara tanpa kesadaran dari > yang diselamatkan, tapi dengan cara dia memberikan Ajaran secara langsung > akan jauh lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran murni manusia & > memacu > motivasinya untuk selalu meraih kesadaran murni, hal ini bisa kita lihat > sendiri pada Sejarah Buddha memberikan Ajaran, dan begitu banyak manusia > (dll) yang ikut dan mempelajari Ajaran-Nya, sampai-sampai banyak yg > mencapai > pencerahan. Mungkin jika pada jaman sejarah Siddharta tersebut tidak > mencapai pencerahan, kayaknya akan jauh lebih sulit orang-orang mencapai > pencerahan atau mengenal pencapaian kesadaran murni. > > Mettacitena, > CKS ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
