Dearest Bro Erik Yg Bersalam Dlm Kristus,
 
Adalah Tidak Menjadi Salah / Keliru Utk Membawa Pertanyaan Ini Lebih Jauh!
Namun Kelihatannya Semakin Lama Semakin LUCU! Karena, Menurut Sy, Sejak Pertanyaan Pertamanya Saja Sdh Menjebak! Sorry Kpd Yg Buat !
 
Pertanyaan Yg Sgt Bijak Adalah: Apa Makna Dibalik Dikemukakannya Banyak Kisah Ttg Nibbana & Segala Hal Ttg Model Itu & Hal2 Yg Terkesan Di Luar Batas Nalar Manusia Itu Pada Proses Kehidupan Kita SEKARANG Ini ??
 
Selamat Bergumul & Semoga Sang Kristus Memberkati! 

Erik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam kasih dalam Kristus:
Ya! penjelasan semacam itu memang paling tepat bila diberikan pada
zamannya Siddharta Gautama yang tingkat pengetahuan masyarakat saat
itu memang baru sampai taraf seperti itu. Pun pula memang arti
harafiah kata "Nirvana" dalam bahasa Sanskerta pada awalnya
adalah "Padam" dalam arti padamnya api lilin yang tertiup angin.

Di zaman kita sekarang ini, para penceramah agama Buddha di manca
negara lebih sering mengumpamakan Nirvana sebagai sebuah frekuensi.
Kemanakah perginya suara dari radio atau telepon genggam begitu
pesawat dimatikan?
Hilang lenyap dan musnah atau masih tetap eksis sebagai sebuah
frekuensi yang potensi ditampilkan kembali. Bukan hanya di pesawat
yang sama, tetapi bisa di pesawat mana pun asal frekuensinya sama!

Saya rasa inilah penjelasan yang lebih bisa dicerna oleh akal
manusia modern sekarang.


Mettacitena,


Erik
--------------------------------------------------------------------
In [email protected], kreshna amurwabumi wrote:
>
Rekan-rekan Dharmajala yth,
Beberapa waktu yang lalu ada yang menanyakan dimana letaknya
nirwana.
Saya pernah mendengar penceramah yang menerangkan nibana itu seperti
perginya api lilin. Kalau misalnya lilin itu padam kemanakah
perginya
lilin itu ?.Jadi kalau ingin tahu nibana kita harus bisa mengikuti
perginya apai lilin, mudahkan.  Kelihatannya nibana itu mudah sekali
dicapai. Gak kita sangka bukan?. Karena itu marilah kita rame-rme,
nanti kalau sudah pulang ke rumah, menyalakan lilin dan kita tunggu
sampai lilin itu padam. Begitu lilin itu padam kita harus buru-buru
menangkap ekornya  supaya kita terbawa ke nibana. Jangan lupa ya.  
Sampai ketemu di nibana.
>   
>   Kreshna







Yahoo! Mail
Use Photomail to share photos without annoying attachments.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke