Mulut yang Arif

(Erabaru.or.id) - Kata-kata yang terucap keluar, air yang terpancar 
keluar. Lidah tajam melukai orang, melebihi tajamnya mata pisau 
membuat orang tidak sanggup menahannya. Dongeng maupun petuah orang 
kuno sudah sering memperingatkan kita, berhati-hati dalam mengucapkan 
kata, jangan memamerkan kepandaian bicara, terutama memutar balik 
fakta, merusak nama orang dengan perkataan keji, membuat fitnah 
mengadu domba, adalah perbuatan yang merusak moral sendiri, perbuatan 
yang dihindari oleh manusia sejati.

Yang dikatakan oleh orang dulu sebagai memupuk moral dengan berbuat 
baik, sungguh suatu akal sehat yang bermakna dalam. Terutama adalah 
memupuk moral dalam berbicara, suatu perbuatan yang tidak mudah. Luwes 
dalam berbicara, tidak saja mendatangkan harapan dan keyakinan bagi 
orang lain, juga mencitrakan moral diri sendiri, siapa yang tidak 
ingin melakukannya.

Yang berbicara tidak mempunyai suatu tujuan, yang mendengar menangkap 
arti. Suatu perkataan yang awalnya tanpa tujuan, mungkin dapat 
menghancurkan seseorang, juga mungkin dapat menolong seseorang. Satu 
patah kata dapat membangkitkan suatu negara, satu patah kata bisa 
meruntuhkan suatu negara, sudah banyak contohnya sepanjang sejarah. 
Tetapi dalam masyarakat yang pandir, senantiasa terjadi perbuatan 
"celaka datang dari mulut", sehingga kesulitan datang bagai ombak yang 
menerjang, kesalahan diulang seumur hidup, dikarenakan oleh sebuah 
mulut yang tidak bermoral!

Prinsip-prinsip demikian, bahkan seorang anak kecil pun tahu. Tetapi, 
banyak orang yang sudah menghabiskan separuh umurnya pun, masih saja 
berbuat kesalahan dengan sengaja. Lihatlah media massa yang belakangan 
ini sering mengetengahkan "kata-kata kasar" yang riuh rendah, apakah 
pernah terbersit dalam pikiran Anda, bahwa Anda pun melakukan 
kesalahan yang sama?





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke