Ha ha ha salam kenal, kapan kapan mampir yuk di dharmajala. Sejak aku dipanggil Bro, aku merasa gagah banget nih he he he ..... pas banget habis potong rambut model rambutan (kt teman sih lebih mirip org sakit typhus). well, salahku juga sih, hgnya cuma ceban.
Jujur, Saya itu ikut milis dharmajala, mabindo, samaggi dan atheis hanya dengan 1 tujuan. Yang pasti saya mau belajar. Saya melihat kendala utama saya adalah komunikasi. Jadi inilah tempat saya latihan berkomunikasi dengan banyak orang dengan latar belakang yang berbeda. Program Dharmajala " Hidup Berkesadaran " byk merubah cara pandangku. Saya harus berterima kasih banyak pada Bhante, JL dan Tim Inti Dharmajala. Sekarang saya lebih byk mengerti diriku sendiri, ternyata wow juelek yah. Dulu klo aku menjelaskan sesuatu dan orang lain memberikan tanggapan berbeda, wah rasanya gimana gitu. Timbul banyak pikiran pikiran - yah kok nih orang kaga ngerti maksudku sih, kok this and that. Cuma ada 2 alasan yakni : jelasin lagi dengan egoku atau saya stop karena jengkel. Saya mengutip kata bro JL ttg " Meditasi ", ternyata milis pun bisa jadi ajang untuk meditasi. Wow, asyik juga. Sekarang cara pandangku berubah, saya tdk lagi punya pikiran seperti diatas, malah saya berpikir " Saya salah menjelaskan, buktinya dia tidak ngerti ", and dalam menulis saya jadi tidak ada beban. Hari ini harus kuakui aku gagal menjelaskan kepada Bro apa yg kumaksud. Tidak apa apa, klo ketemu kita bahas lagi yah. kaga kapok kan. Yang ingin ku sampaikan sebenarnya cuma " kita tahu apa yg kita ucapkan " tapi susah beh jelasin. yah Wes, sampai disini saja dulu yah. Sampai jumpa. --- Erik <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Namo Buddhaya; > > Bung Safira yang baik. Sebetulnya topik ini tak > perlu diperpanjang lagi > dengan pernyataan maaf saya kemarin. > > Di sini saya hanya ingin menjelaskan salam-salam > saya dulu (yang > sekarang tidak akan saya pakai lagi di sini). Semua > salam-salam itu > sebetulnya bisa diterima oleh semua pihak (walau > dicampur-aduk) kalau > masing-masing (mau) mengerti makna harafiah dari > salam-salam itu > sebagaimana apa adanya. Tapi, sayangnya banyak orang > (termasuk Anda) > selalu dan selalu hanya menangkap makna simbolis > dari salam-salam itu. > Salam ini menyimbolkan agama dan kelompok A, salam > itu menyimbolkan > agama dan kelompok B dan seterusnya, dan seterusnya. > Oleh karena itu, > salam ini atau salam itu tidak sepantasnya diucapkan > dalam kelompok > tertentu, bila diucapkan juga berarti pelecehan atau > penghinaan. Itulah > yang selama ini ditunjukkan oleh kelompok-kelompok > ekstrimis > fundamntalis yang belakangan ini banyak > mendemonstrasikan kebodohan, > keganasan dan kedangkalan religius mereka di banyak > tempat di dunia ini. > > > > Mettacitena, > > Erik > > ------------------------------------------------------------------------\ > ----------------------------------------------- > > In [email protected], safira luiz > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Mudah-mudahan sy tdk salah baca, maklum sudah > > tua.(andai saya salah baca, saya yang say sorry). > > Salamnya Syalom, penutupnya metta..., besok lagi > > assalamuailakum, dll. Sebenarnya sih juga tidak > apa > > apa , namanya juga iseng. tapi alangkah baiknya > bila > > lebih menghayati arti dari kata itu sendiri. > > > > Klo mo, salam kristen, penutupnya ya sekalian > > mencirikan seperti itu. klo mo assala.... tutupnya > > wasallam, indah bukan? > > > Sekedar untuk menghargai semua anggota milis yang > datang dari beraneka > ragam suku, ras dan > agama. Tapi, rupanya di Dharmajala ini lain ya? > > > Ha ha ha, ada kesan apa ya disini. Semua orang > berusaha untuk berbuat > semampunya untuk menghargai orang. SEtuju bung Erik. > seperti yg bung > katakan disini byk beraneka ragam suku ras dan > agama, yuk disalamin > semuanya aja kayanya yang Hindu bung belum salamin > deh, yg Ateis juga > bung belum salamin. > > > > Ini cuma sharing aja kok, klo bung tak setuju yah > tidak masalah, tetap > saja dengan style bung. Tiap orang kan punya ciri > khas masing-masing. > Itulah yg membuat hidup ini indah. > > > > Jangan sampai kaga enak makan loh. Saya jadi tidak > enak nih. > > > > Dah, > > > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
