Memupuk Kesadaran Saat Bekerja Pekerjaan kita, yang memungkinkan kita untuk memperoleh "sesuap nasi", dapat dilakukan dalam cara yang sama seperti mencuci piring. Di komunitas saya, saya menjilid buku. Dengan sebuah sikat gigi, roda kecil, dan batu bata tahan api yang sangat berat (sekitar 8 atau 10 kilogram), saya dapat menjilid sekitar 200 buku sehari. Sebelum menjilid, saya kumpulkan semua halaman dan menyusunnya keliling meja berdasarkan nomor halaman. Lalu saya jalan mengelilingi meja dan ketika selesai keliling, saya tahu saya sudah mengumpulkan jumlah halaman yang tepat untuk satu kateren. Berjalan mengelilingi meja, saya tahu saya tidak pergi ke mana-mana, makanya saya jalan perlahan, mengumpulkan setiap halaman, menyadari setiap gerakan, bernafas dengan lembut, dan menyadari setiap nafas. Saya berada dalam kedamaian saat menyusun halaman demi halaman, melem, dan memasang halaman muka. Saya tahu saya tidak dapat menghasilkan jumlah buku sebanyak yang dihasilkan seorang penjilid profesional atau mesin dalam satu hari, tapi saya juga tahu saya tidak benci pekerjaan saya. Jika anda ingin punya banyak uang, anda harus bekerja dengan keras dan cepat, tapi jika anda hidup sederhana, anda dapat bekerja dengan lembut dan penuh perhatian. Saya kenal banyak anak muda yang memilih bekerja lebih sedikit, sekitar empat jam sehari, dapat penghasilan kecil sehingga mereka bisa hidup dengan sederhana dan bahagia. Ini mungkin merupakan solusi untuk permasalahan masyarakat kita mengurangi produksi barang-barang yang tiada guna, berbagi pekerjaan dengan yang menganggur, dan hidup dengan sederhana dan bahagia. Beberapa individu dan komunitas telah membuktikan hal ini memungkinkan. Anda mungkin bertanya bagaimana bisa memupuk kesadaran selagi mencuci piring, menjilid buku, ataupun bekerja di pabrik atau di kantor. Saya pikir anda harus temukan sendiri jawabannya. Lakukanlah apa yang dapat anda lakukan untuk menjaga agar mentari kesadaran tetap bersinar di dalam diri anda. Anda akan temukan cara-cara yang cocok untuk diri anda atau anda bisa mencoba beberapa teknik yang sudah dicoba orang lainseperti membaca puisi-puisi pendek karangan guru Zen Doc The atau memusatkan perhatian pada nafas anda. Anda bisa mempertahankan kesadaran terhadap setiap masuk dan keluarnya nafas, setiap gerakan paru-paru anda. Ketika muncul pikiran atau perasaan, biarlah mereka mengalir alami dengan nafas anda. Akan membantu jika kita bernafas dengan lembut dan lebih lambat dari biasanya sebagai pengingat bahwa anda sedang mengikuti pernafasan anda. Senyum Yang Berharga Dengan mengikuti pernafasan anda, anda telah mampu sadar sepenuhnya selama beberapa saat. Sudah ada sedikit kemajuan bukan? Jadi kenapa tidak senyum? Senyumlah sedikit saja, sekadar menunjukkan bahwa anda sudah berhasil. Melihat anda senyum, saya tahu seketika anda sedang berdiam dalam kesadaran. Jagalah agar senyum ini selalu mekar, senyum kecil Buddha. Senyum kecil ini, berapa banyak seniman yang telah berupaya membawanya ke bibir patung Buddha yang tak terhitung jumlahnya? Mungkin anda pernah melihat senyum ini di wajah patung-patung di Angkor Wat, Kamboja atau wajah patung-patung di Gandhara, barat laut India. Saya yakin senyum yang sama juga hadir di wajah para pematungnya saat mereka bekerja. Dapatkah pematung yang marah melahirkan senyum seperti itu? Sudah pasti tidak! Saya kenal pematung yang membuat patung "Parinirvana" di Gunung Tra Cu Vietnam. Selama enam bulan pembuatan patung itu, ia menjadi vegetarian, berlatih meditasi duduk, dan mempelajari sutra-sutra. Senyum Monalisa juga tipis, hanya tanda akan senyum. Tapi bahkan senyum seperti itu pun sudah cukup untuk merilekskan seluruh otot wajah anda, menghilangkan seluruh kecemasan dan kelelahan. Seulas senyum tipis di bibir anda memupuk kesadaran dan secara ajaib menenangkan diri anda. Ia mengembalikan kepada anda kedamaian anda yang telah hilang. Ketika anda jalan di bukit atau di taman, atau di tepi sungai, anda dapat mengikuti nafas anda, dengan senyum kecil merekah di bibir anda. Ketika anda merasa lelah atau terganggu, anda dapat baring telentang dengan tangan di samping, membiarkan seluruh otot anda rileks, mempertahankan kesadaran hanya pada nafas dan senyum anda. Rileks dalam cara ini indah dan menyegarkan. Anda akan dapat banyak manfaat jika melakukannya beberapa kali sehari. Nafas dan senyum berkesadaran anda akan membawa kebahagiaan ke anda dan mereka yang ada di sekeliling anda. Bahkan seandainya anda habiskan banyak uang di hadiah untuk semua yang ada di keluarga anda, tiada sesuatupun yang sanggup anda belikan untuk mereka itu yang dapat memberikan kebahagiaan sejati sebanyak hadiah kesadaran, pernafasan, dan senyum anda, dan hadiah-hadiah yang amat sangat berharga ini tidak perlu mengeluarkan biaya. (bersambung)
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
