halo juga saudara henry gunawan,

saya juga senang ternyata ada juga teman2 se-Dhamma/Dharma yang 
memperhatikan aspek Dhamma di luar diri-nya...

Memang pada dasarnya tujuan agama adalah pembinaan ke "dalam" manusia, 
namun juga perlu diselaraskan dengan lingkungan sekitar untuk 
menunjang pengembangan aspek dalam diri manusia tersebut.

Maka MARI KITA MEMPERHATIKAN LINGKUNGAN SEKITAR KITA...

Saya sertakan artikel tentang masalah lingkungan...


Gumpalan Es di Kutub Utara akan Lenyap
(Erabaru.or.id) - Akhir tahun 2005 lalu, tim riset yang dibentuk oleh 
ahli meteorology AS menunjukkan bahwa akibat pemanasan global yang 
diakibatkan manusia, bekas gumpalas es samudera di kutub utara paling 
cepat pada musim panas tahun 2060 nanti mungkin sama sekali tidak akan 
terlihat lagi. Hamparan gumpalan es yang menutupi samudera kutub utara 
pada musim panas tahun ini, cenderung semakin menipis, hingga mungkin 
mencapai pada taraf tertipis sejak lebih dari satu abad belakangan 
ini. 

Fenomena kian kecilnya gumpalan es di kutub utara pada musim panas ini 
jika tidak dihubungkan dengan pemanasan global, para ahli sulit sekali 
untuk menjelaskannya. Ilmuwan dari "pusat data es dan salju nasional" 
AS yakni Scanposh mengatakan fenomena itu seolah-olah ada tendensi 
lingkaran setan: es putih yang bisa merefleksikan energi matahari 
semakin jarang, kawasan laut membentang yang tidak ditutupi gumpalan 
es semakin luas, dan seiring dengan itu energi matahari yang menyerap 
air laut juga bertambah. 

Hasil study yang diuraikan sebelumnya dari kerja sama antara pusat 
data es salju dengan NASA ditemukan, bahwa hasil study tersebut sesuai 
dengan penelitian tiruan komputer baru-baru ini. Penelitian tiruan 
tersebut menunjukkan, bahwa efek rumah kaca yang dibuat manusia 
mungkin menyebabkan samudera kutub mengalami perubahan secara total di 
abad ini. Setiap tahun pada musim panas dari kawasan laut yang 
ditutupi es akan berubah menjadi genangan air yang sangat luas. 
Pemanasan kutub utara dapat mengakibatkan kecepatan naiknya permukaan 
laut di seluruh dunia bertambah cepat, sehingga berdampak pada kawasan 
pantai di setiap negara.

Gumpalan es di kutub utara selamanya akan meluas di musim dingin, dan 
mengecil di musim panas, bahkan akan menyusut sampai tertipis di 
belahan bumi utara saat musim panas berakhir. Sejak 1979 manusia mulai 
mencatat perubahan kutub utara dengan teknologi proyeksi peta satelit 
yang akurat, hingga antara tahun 2000, areal paling kecil rata-rata 
gumplan es kutub utara adalah 2.69 juta mil persegi, namun, data 
terbaru yang terdeteksi malah berkurang kira-kira 500 ribu mil persegi 
dibanding nilai rata-rata pada tahun-tahun sebelumnya, dimana tingkat 
penyusutannya mencapai 20%. Sebelum hadirnya teknologi satelit, 
manusia memperkirakan areal gumpalan es di kutub utara dengan data 
yang dikirim melalui pesawat dan kapal. Bila data-data yang tidak 
begitu akurat ini dimasukkan dan dikalkulasi, maka areal gumpalan es 
di kutub utara pada musim panas ini akan memecahkan sebuah record 
paling tipis selama berabad-abad ini. 

Seorang ilmuwan senior dari pusat es dan salju menyatakan, bahwa ini 
adalah nilai rata-rata besaran areal kutub es tahun ke-4 secara 
berturut-turut yang lebih tipis daripada nilai rata-rata sepanjang 
tahun.

Scanposh menuturkan, bahwa ini cukup untuk memastikan bahwasannya 
gumpalan es kutub utara mulai cenderung mengecil dalam jangka panjang. 
Jika fenomena areal kutub utara yang berkurang sebesar 8% setiap 
tahunnya terus berlanjut, maka paling lambat pada 2060 pada musim 
panas kutub utara akan lenyap sama sekali. Pusat data es salju dan 
NASA menyatakan, bukti yang kuat menunjukkan, bahwa pemanasan global 
paling tidak harus bertanggung jawab atas gumpalan es yang berangsur-
angsur lenyap ini. 

(Sumber Dajiyuan)   



--- In [email protected], henry gunawan <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Dear willy
>   Seorang calon buddha..
>    
>   Thanks atas infonya..
>   Walaupun dari webs tetangga.. 
>   Tapi bagus..
>    
>   Wah akhirnya aku ketemu juga sama teman sealiran..
>   hehe.. (jangan jadi polemik yach.. soal sealiran..) 
>   bukan soal vegetariannya..
>   tapi bagaimana menyikapi vegetarian dari sisi lain, yakni sisi 
ekologi dan lingkungan..
>    
>   Aku termasuk yang cukup konsern untuk urusan ini..
>   Dan senang gabung di milis ini yang mengusung pelestarian 
lingkungan sebagai salah satu motto..
>    
>   Semoga motto ini benar2 bisa ditularkan ke seluruh komunitas 
dharmajala ini..
>   Bukan maksa jadi vegetarian lho yach..
>    
>   Ayo donk makin banyak artikel2 sejenis ini..
>    
>   sarwa mangalam,
>   henry
>    
>   fyi : coba buka www.peta.org 
>   webs buat komunitas pecinta binatang.
>    
>   Btw. Bung willy kalo kirim email sehari jangan 10 donk..
>   satu atau dua aja setiap hari.. biar gak borongan gitu kesannya..
>   hehe.. thx
>   
> 
> willy yandi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   Ekologi dan Lingkungan
> 
> Memelihara hewan demi dagingnya mempunyai resiko yang
> menyebabkan kerusakan hutan tropis, naiknya panas
> bumi, pemborosan sumber energi, dan kelaparan dunia.
> Penggunaan tanah, air dan energi untuk menghasilkan
> daging bukanlah cara yang efisien.
> 
> Sejak 1960, sekitar 25% dari hutan tropis (rain
> forest) di Amerika Latin telah dibakar dan dileyapkan
> untuk menciptakan lahan peternakan sapi. Dipekirakan
> bahwa setiap empat ons ham burger yang berasal dari
> sapi di hutan tropis memusnakan 55 kaki persegi dari
> hutan di negara tropis. Disamping itu, memelihara sapi
> adalah penyebab utama terciptanya tiga macam gas yang
> menyebabkan peningkatan panas bumi, penyebab utama
> polusi air, dan memerlukan jumplah air yang luar biasa
> yaitu 2.464 gallon untuk memproduksi setiap poun
> daging sapi. Hanya diperlukan 29 gallon air untuk
> menghasilkan satu poun tomat, dan 139 galon air untuk
> menghasilkan satu poun roti gandum. Hampir separuh
> penggunakan air di Amerika Serikat dipakai untuk
> mehasilkan pakan sapi dan ternak lainya.
> 
> Bertamba banyak orang yang mendapat makanan jika
> sumber daya yang digunakan untuk peternakan sapi
> dimanfaatkan untuk menghasilkan gandum sebagai makanan
> penduduk dunia. Satu acre tanah yang ditanami gandum
> akan menghasilkan protein sebanyak delapan kali lipat
> dan kalori sebanyak dua puluh lima kali lipat, jika
> gandum itu dikonsumsi manusia daripada untuk sapi.
> Satu acre tanah digunakan untuk menanam brocoli
> menghasilkan sepuluh kali lipat protein, kalori dan
> niacin dari pada satu acre tanah yang digunakan untuk
> menghasilkan daging sapi.
> 
> Banyak data statistik semacam ini. Sumber daya alam
> akan digunakan lebih efisien jika tanah peternakan
> diubah menjadi lahan pertanian untuk menghasilkan
> makanan bagi manusia. Menjadi vegetarian mengijinkan
> anda "menelusuri planet ini dengan lebih ringan".
> Disamping mengambil yang diperlukan saja dan
> mengurangi kelebihan, anda akan merasa lebih baik
> ketika mengetahui bahwa tidak ada makhluk hidup yang
> harus kehilangan nyawanya setiap kali anda menikmati
> hidangan. 
> 
> 
> The FAO of the United Nations reports problems created
> or significantly increased by animal excrement and
> growing animal feed: 
> 
> Decreased biodiversity through habitat loss and
> ecosystem damage 
> Soil erosion 
> Reduction in the availability of irrigation water 
> Greenhouse gas production (nitrous oxide and carbon
> dioxide) 
> Aquifer depletion 
> Nitrogen, phosphorus, and pesticide contamination of
> water through run-off from fields 
> 
> The report lists the following problems created by
> manure:
> 
> Contamination of surface waters 
> Aquatic ecosystem damage 
> Greenhouse gas production (nitrous oxide and methane) 
> Soil contamination with heavy metals 
> Acid rain and forest damage from ammonia emissions 
> 
> 
> http://www.godsdirectcontact.or.id/vegetarian/ekologi.htm
> 
> 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
> 
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam 
diri saya maupun di luar diri saya **
> 
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi 
pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
> 
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, 
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> 
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi 
ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, 
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh 
rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami 
** 
> 
> 
> 
>   SPONSORED LINKS 
>         Religion and spirituality   Spirituality 
>     
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>     
>     Visit your group "Dharmajala" on the web.
>     
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>     
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
>     
> ---------------------------------
>   
> 
> 
> 
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.
yahoo.com
>







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke