Dear Bro and Sis,
Saya kira ini karena masalah WAKTU ,kita semua masih tahap belajar dan memulai sehingga mencari bentuk yang pas.
Kalau diringkas -ringkas selama jadi pengurus, kendala yang dihadapi antara lain :
Masalah Pengurus dengan Yayasan, Waktu, Pengabdian dan pengorbanan, Regenerasi dan umat.
Pasti teman2 yang aktif membantu Vihara mengalami hal ini dengan berbagai versi.
Mengenai umat misalnya, pengurus di tempat saya sudah saya minta berusaha mengakrabkan diri dengan membuat acara bersama seperti ultah bersama. Makanan dan kue tart disediakan tetapi umat enggan ikut dengan berbagai alasan. Sampai2 acara sebulan sekali menjadi 3 bulan sekali dan akhirnya bubar.Mungkin pengurusnya harus kursus MC spy umat lbh tertarik. :)
Mengenai pelayanan, sepertinya belum terlalu memasyarakat diantara umat dan pengurus sendiri.Misalnya: ada family
umat yg meninggal, pengurus tentu hrs datang melayat. Masalahnya tdk semua pengurus mau dan bisa hadir, sedangkan umat lain cuek2 aja, sehingga pengurus inti benar2 kehabisan energi untuk melayani umat (bandingkan umat lain yg ada jadual kunjungan).
Ini, sekelumit kisah yg mungkin bisa disharingkan untuk kemajuan
regards
beng
Yamin Prabudy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Sis Maryani,
salahnya ada di kita sih..
kita menginginkan sesuatu sesuai dengan apa yang kita bayangkan
tapi kita tidak melakukan sesuatu untuk menciptakan kondisi itu...
dengan say Hi ke orang yang tidak kenal trus ngajak ngobrol sedikit sepertinya bisa jadi jurus ampuh....
oh ya sedikit berbagi pengalaman di Vihara yang saya datangi di Singapore.. ada sesuatu yang berkesan ketika pertama kali saya datang ke sana....
oleh MC/ Pemimpin kebaktian/ siapa saja yang pegang Mic pertama kali
dia mengatakan,
selamat datang di (vihara tersebut, hilangin aja ya tar katanya promosi eheheh).. oh ya di antara kalian ada yang baru ??
coba yang baru pertama datang ke vihara ini tunjuk tangan (lumayan jg yang angkat tangan)
trus dia mengatakan OK, bagi yang baru pertama kali ke sini saya ucapkan lagi selamat datang..
dan bagi yang sudah sering ke sini, coba liat saudara2 kita yang baru datang.. selesai kebaktian ajak mereka ngobrol dan kenalan, jangan lupa ya...
trus di minggu berikutnya dia mengatakan, selamat datang lagi dan meminta kita say Hi untuk orang yang ada di sisi kiri-kanan .....
saya melihat ini adalah suatu permulaan..
apakah bisa di terapkan di Indo ???
setidaknya pada saat kebaktian selesai, kita bisa melempar senyum ke orang yang ada di sekitar kita (walaupun tidak dikenal) dari sana bisa menjadi awal dari keakraban yang baru
ps. tersenyumlah maka dunia pun akan tersenyum padamu....
with metta,
yamin
Maryani Wonosetiko <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Dear Bro n Sis,Bro n Sis yg terkasih di dalam Dharma, mungkin ada yg mo bantu saya merenung.Setelah sekian taon absen kebaktian di vihara, setahun yll come back n ajak suami tercinta :) Vihara sedemikian megah n umat sedemikian buanyak, tapi kami merasa kesepian di tengah2 keramaian ...(ciaillleeeh). Yah, krn datang b2 gak begitu masalah sih. Kami sedikit mengamati bagaimana dengan yg lain. Pengamatan kasar kami ada: ada yg sudah merasa home sweet home- mungkin aktivis or pengurus; ada yg datang berkelompok or memang sudah ada yg kelompok bermainnya yg bermarkas disitu; ada yg datang berpasangan -yah spt kami donk!, ada juga yg berani datang sendiri- mungkin berharap dapat teman or ketemu teman. Yg kasian teman kami datang sendiri (tidak bersama suami) n benar2 sendirrriiiiiiiaaaan...ooooohhh.Memang sich..ada "petugas2" yg sambut umat datang n antar duduk, tapi..apa cukup sebegitu saja ???Masalah lain lagi klo kita ajak2 teman, saudaran n handai taulan untuk ikut kebaktian.Pengen nya sih kita khan udah bujuk mereka datang, nah setelah mereka datang mbo' ada yg siap "menyambut" secara utuh n "merawat"nya agar bisa datang lagi n lagi n masuk komunitas. Knapa gak seperti di tetangga kita yaaah... begitu sekali datang jangan harap gak datang2 lagi, pasti disamperin... Duh saya mimpi bisa spt tetangga sebelah. Tinggal ngajak aja, selanjutnya ada yg follow up!!Salah kita b2 juga sih, gak pernah ikut2an acara lain, gak pernah ikut jadi seksi report or kontribusi apa sajalah. Klo ikut khan kita b2 bisa kenal dgn yg lain, yah ada interaksi -bukankah tak kenal maka tak sayang :) Duuh Mak! bukannya gak mo ikut2an, tapi kita b2 terbentur dengan keterbatasan (yaah...keterbatasan waktu !). Untuk sekedar ikut kebaktian rutin minggu saja, yaah suka bolos juga. Gimana yaah??? pengen deh masuk "komunitas" dengan keterbatasan kita skr. Hiks! Tapi apa daya, sudah berjalan setahun tak ada perubahan. Kadang sy merasa sedih, ingat masa2 di SMA dulu, begitu banyak punya saudara (saudara2 di vihara) n begitu merasa Vihara adalah rumah saya yg ke2 - ooh..home sweet home. Begitu kami saling care, sedih susah senang bersama. Untungnya sy masih punya Saudara/i sedharma sekampus- walau sudah melewati waktu belasan taon tapi masih tetap bisa menjaga tali silahturahmi.Bro n Sis, apa yg salah yaah dengan kami b2? apa yg terjadi di komunitas kita ?? kenapa gak spt tetangga kita ??? Terima kasih lho, klo ada yg mo kasih kami b2 "pencerahan" ***Salam Kasih Dalam Dharma.
New Yahoo! Messenger with Voice. Call regular phones from your PC and save big.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Religion and spirituality | Spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
