Dari: "Ito Wang" <[EMAIL PROTECTED]>

Saya rasa unsur negatif ( kebencian, keserakahan dan kebodohan batin)
bukan secara langsung mewakili baik dan buruk . Jadi tidak ada
bedanya ketika pikiran sudah tidak membedakan baik dan buruk , tetap
saja ketiga hal ini merupakan unsur negatif bagi manusia dan masih
akan mempengaruhi seseorang. Misalnya saja saat seseorang merasa
bahwa dirinya sudah tidak membedakan baik dan buruk lalu menjadi
seorang yang aneh dan anti aturan padahal dirinya belum mengerti
dengan benar apa itu baik dan apa itu buruk.

Pernyataan tentang "eliminir" kalau artinya pemusnahan atau
penghapusan dengan cara menekan , tentunya hal ini hanya bisa dicapai
dengan samantha dan kebebasan cara ini tergantung dari berapa lama
seseorang kuat menahan ketiga hal ini tidak muncul . ( ini sangat
kondisional , dan kebebasan yang masih tergantung kondisi adalah
bukan pembebasan yang sesungguhnya )

Menurut hemat saya sebenarnya lebih cocok "membebaskan diri atau
menghindarkan diri " dari unsur negatif dengan kesadaran diri .

Pada pemahaman setinggi apapun ketiga unsur negatif ini akan tetap
hadir dan semakin dalam semakin halus . Misalnya pada tahapan
mengenali kekosongan diri sekalipun apabila kita masih melekat
terhadap pencapaian ini , maka kita secara halus masih terikat
keserakahan akan kondisi hebat yang kita dapat, kebencian dari
kehilangan pencapaian ini , dan kebodohan batin saat kita berpikir
bahwa kita benar . Dan tentunya kesalahan ini harus diketahui
dengan : " kesadaran diri " terhadap ketiga unsur yang mendasari (
menjadi pusat ) manusia terlahir kembali .( patticasamupada )

sedikit tambahan : unsur negatif tidak selalu merusak kalau kita tahu
bagaimana cara menggunakannya . Misalnya keserakahan terhadap hal-hal
yang baik tentunya bisa membangun semangat dan tekad berbuat baik ,
kebencian terhadap hal-hal yang tidak baik terkadang bisa
menghindarkan diri dari perbuatan tidak baik . Tentunya bukan untuk
pembebasan tetapi bisa dipakai untuk mengantar kita kepada jalur yang
lebih mendekati pembebasan itu sendiri . ( untuk menyeberangi sungai
tentunya dibutuhkan rakit tetapi selanjutnya kita bisa tinggalkan
rakitnya . Selagi kita hidup dilingkungan manusia yang masih
dipengaruhi nafsu-nafsu negatif maka , bila kita tidak bisa secara
langsung memotong nafsu ini, kita bisa arahkan nafsu ini menuju hal-
hal yang justru melemahkan nafsu itu sendiri.
Misalnya kalau kita pelit maka kita arahkan keserakahan untuk
mendapatkan keuntungan pada masa kehidupan yg akan datang tetapi
secara tidak langsung kita berlatih melepaskan keterikatan kita (
keserakahan kita )  terhadap harta kita saat ini. Bukankah ini hal
yang lebih baik ?

salam
ito wang
============================
HUDOYO:

>[...] Misalnya saja saat seseorang merasa
>bahwa dirinya sudah tidak membedakan baik dan buruk lalu menjadi
>seorang yang aneh dan anti aturan padahal dirinya belum mengerti
>dengan benar apa itu baik dan apa itu buruk.
-----
Saya tidak membicarakan orang seperti itu. Yang saya bicarakan adalah 
orang yang telah bebas dari aku/atta/pikiran, seorang arahat. Di 
dalam batin orang seperti itu tidak ada lagi pembedaan antara baik 
dan buruk, nikmat dan sakit, bahagia dan sedih, senang dan susah.

(Keadaan batin seorang arahat dapat didekati dari banyak sutta-sutta 
dalam Tipitaka Pali, dari ucapan-ucapan Krishnamurti, dan dari 
tulisan-tulisan Bernagette Roberts.)

***

>[...] Dan tentunya kesalahan ini harus diketahui
>dengan : " kesadaran diri " terhadap ketiga unsur yang mendasari (
>menjadi pusat ) manusia terlahir kembali .( patticasamupada )
-----
Dalam perjalanan menuju pembebasan, menyadari loba, dosa, moha, 
haruslah sekaligus menyadari pula aloba (kemurahan hati), adosa 
(kasih sayang), dan amoha (pengertian). Keenam sifat itu, yang baik 
maupun yang buruk, berasal dari ego/atta. Dalam perjalanan itu, atta 
ini cenderung menolak loba, dosa dan moha, dan melekat pada aloba, 
adosa, dan amoha.

Keenam sifat itu membawa orang terlahir kembali: loba, dosa, moha 
membawa pada kelahiran yang lebih rendah dari manusia, sedangkan 
aloba, adosa dan amoha membawa kelahiran pada alam-alam surga. Tapi 
keenamnya tidak membebaskan.

***

>[...] Selagi kita hidup dilingkungan manusia yang masih
>dipengaruhi nafsu-nafsu negatif maka , bila kita tidak bisa secara
>langsung memotong nafsu ini, kita bisa arahkan nafsu ini menuju hal-
>hal yang justru melemahkan nafsu itu sendiri.  [...]
-----
Itulah moralitas dan spiritualitas ego/aku/pikiran.

Dalam taraf kesadaran yang lebih tinggi/dalam lagi, aku/pikiran yang 
memilih-milih ini langsung disadari/dielingi, sehingga penolakan 
(terhadap yang tidak baik) dan kelekatan (terhadap yang baik) 
akhirnya runtuh. Di situ terdapat pembebasan & pencerahan sesungguhnya.

Di sini tampak pula perbedaan antara 'jalan bertahap' (Shen Hsiu) dan 
'jalan langsung'.(Hui Neng, Krishnamurti, Bahiya-sutta).

Salam,
Hudoyo











------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/mDk17A/lOaOAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke