Dari: "Ito Wang" <[EMAIL PROTECTED]>

EGO adalah perlindungan terakhir manusia
Dalam kehidupan ini kita meghadapi berbagai serangan dari luar diri .
Sementara kita belum mampu menerima kondisinya ( dukkha ) , maka ego
amat sangat berguna bagi seseorang untuk melindungi diri agar tidak
terluka . Tetapi sayangnya seringkali saat melakukan perlindungan
diri ini kita tidak sadar bahwa kita justru menyerang orang lain (
menyakiti orang lain ) dan hal ini tidak akan membuat penderitaan
kita akibat ego yang disakiti hilang . Terkadang kita tidak menyadari
bahwa ini bukan penyelesaian .

Semoga mereka yang sudah mencintai egonya sendiri mampu mengenali dan
memahami egonya sendiri serta mampu meleburkan keber"ada"an ego dalam
ke"tiada"an ... bisa mencapai kebahagiaan yang tak berkondisi.

===========================
HUDOYO:

Ego memang  berevolusi muncul dalam batin hewan yang bernama manusia 
ini untuk satu tujuan, yakni SURVIVAL manusia sebagai individu. 
(Binatang tidak punya ego, melainkan instink.) Ego menciptakan 
moralitas, agama dan spiritualitas egoik.

Menyadari ego/aku/atta berarti menyadari dualitas baik-buruk, 
senang-susah dalam batin manusia, sampai akhirnya dualitas itu 
runtuh. Itu yang dinamakan 'tidak terkondisi' (tidak terpengaruh).

"Kebahagiaan tak berkondisi" bukanlah kebahagiaan egoik (di mana 
ego/aku/atta masih ada), bukanlah kebahagiaan yang kita rasakan 
sekarang ditingkatkan sampai setinggi mungkin. "Nibbanam paramam 
sukham" (Nibbana adalah kebahagiaan tertinggi) jangan coba dipahami 
dengan ego/piikiran. Nibbana berarti 'padam'; kebahagiaan tertinggi 
justru muncul ketika ego--termasuk pikiran & perasaan yang berasal 
dari ego--padam.

Di dalam pembebasan/pencerahan terakhir, tidak ada lagi 
ego/aku/pikiran, karena tidak diperlukan lagi untuk survive.

h.

"Di mana air, tanah, api dan udara tak punya lagi tempat berpijak,
di situ bintang-bintang tidak bersinar,
matahari tak terlihat,
rembulan tidak muncul,
kegelapan tak terdapat.
Dan ketika seorang suci,
seorang brahmana berkat kearifan,
mengetahui ini bagi dirinya,
maka dari wujud dan tanpa-wujud,
dari kenikmatan/kebahagiaan dan kesakitan,
ia terbebaskan."
( Bahiya-sutta, Udana 1.10 )





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/mDk17A/lOaOAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke