Masalah Lokal Jadi Global
Jakarta, Kompas - Masalah lingkungan hidup global sering kali berawal dari masalah lokal yang berkembang menjadi makin parah. Karena itu, penanganan masalah lingkungan harus melibatkan seluruh level pemerintahan, dari lokal, nasional, hingga internasional.
Dr Heike Schroeder dari Institutional Dimensions of
Global Environmental Change (IDGEC) mengatakan, banyak persoalan lingkungan hidup lokal yang sudah menjadi masalah global. Di antaranya adalah pemanasan global yang dipicu oleh emisi gas rumah kaca.
"Bila masalah lingkungan di tingkat lokal terakumulasi akan menjadi masalah global," kata Heike dalam sebuah diskusi di Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta, akhir pekan lalu. Heike yang juga bekerja pada Donald Bren School of Environmental Science and Management, Universitas California, Amerika Serikat (AS), memaparkan tentang IDGEC bersama koleganya, Prof Leslie A King dari Universitas Manitoba, Kanada.
Kondisi tersebut, menurut Heike, mendorong kerja sama multilateral. "Pengurangan bahan perusak ozon, misalnya, cukup berhasil karena adanya kesepakatan internasional. Demikian pula banyak masalah lingkungan lainnya
yang penanganannya sudah mencapai kesepakatan internasional," ungkapnya.
Leslie menambahkan, masalah lingkungan lokal yang berdampak global maupun sebaliknya sudah terjadi. Maka, yang perlu dilakukan adalah upaya untuk menguatkan sinergi untuk mengatasi masalah yang timbul, dan menghindari interaksi yang cenderung menimpakan persoalan hanya kepada institusi lokal.
Ia mengemukakan bahwa persoalan lingkungan sangat kompleks untuk hanya diatasi oleh satu level pemerintahan. Karena kompleksnya masalah lingkungan, kata Leslie, ia membutuhkan upaya pemecahan yang berbeda-beda pada setiap level. Karena itu setiap level harus berinteraksi satu sama lain.
Leslie mengemukakan, dalam banyak kasus, level internasional maupun nasional biasanya tidak memahami dengan baik masalah yang
terjadi di tingkat lokal. "Saya kira ini sangat serius. Peran masing-masing level untuk mengatasi lingkungan harus dipertegas," tuturnya. (LAM)
Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for ridiculously low rates. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Religion and spirituality | Beyond belief | Woman and spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
